Warga Serbu Pusat Perbelanjaan, Disdagin Minta Pusat Perbelanjaan Lakukan Buka Tutup Jika Melebihi Kapasitas

Bosscha.id – Hallo Sobat Bosscha. Dua Pusat perbelanjaan  di Jalan Kepatihan The Kings Shopping Centre dan Yogya diserbu pengunjung, Sabtu (23/4). Para pengunjung beberapa besar menyerbu fashion hingga berdesakan dikarenakan hampir seluruh tenan memberi tambahan diskon.layaknya yang terpantau di  Kings Shopping Centre para pengunjung walau patuh menggunakan masker tetapi lebih dari satu masuk tanpa melaksanakan scan barcode dengan Pedulilindungi, sebelum masuk.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah yang memantau bersama dengan team nya menegur management Kings supaya para pengunjung sebelum masuk mengenakan aplikasi Pedulilindungi.

Baca juga : Pusat Perbelanjaan di Sukabumi Diserbu Warga Yang Beli Baju Lebaran

Elly mengecek pusat perbelanjaan sebab  memprediksi akhir pekan ini sebagai puncak belanja.

“Akhir pekan ini sebagai puncak belanja Kebutihan Idul&Nbsp;Fitri dikarenakan pekan depan udah mudik,, ujar Elly di Jalan Kepatihan, Sabtu (23/4).

Elly menerjunkan 16 team ke  untuk monitoring ke Mall dan Toko Ritel Modern di 56 lokasi yaitu 15 mall dan 41 toko ritel modern sehingga tetap mempertahankan protokol kesegaran.

Elly mengatakan, pihaknya udah menegur management Kings sehingga tiap-tiap pengunjung tetap scan barcode Peduli lindungi.

Sedangkan menanggapi berjubelnya pengunjung menurut Elly, semua mall cuman diperbolehkan 75 % berasal dari kapasitas pengunjung.

“Hasil monitoring,  pengunjung sekedar padat di lantai satu yang sediakan fashion, sedangkan lantai 2,3 dan 4 landai, menjadi pengunjung masih tidak cukup 50 % berasal dari kapasitas,” katanya.

Kala sementara mantau Yogya Kepatihan , Elly mengingatkan supaya dijalankan buka tutup jika pengunjung udah melebihi berasal dari kapasitas.

Baca juga : Waspada Penipuan saat Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Ciri-Ciri Lowongan yang Palsu

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.