Viral Wanita Pura-Pura Diculik, Diperkosa, Ternyata Cuma Rekayasa Karena Takut Pada Suami

Bosscha.id Seorang perempuan berinisial DAT (19) asal kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, yang mengaku diculik dan hendak diperkosa oleh tiga orang sampai dibuang dan ditemukan didalam situasi tangan dan kaki terikat dan juga mulut tersumpal, ternyata semata-mata bohong belaka.

Cerita yang mengakibatkan gempar warga kabupaten Tabanan, ternyata hasil rekayaaa korban DAT sendiri yang takut dengan suami nya sesudah pulang larut malam pergi dengan lelaki lain.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, bahwa korban merekayasa cerita yang seakan-akan dirinya diculik dan akan diperkosa oleh tiga orang pelaku.

“Betul, itu rekayasa yangbersangkutan. Untuk selagi ini yang bersangkutan tidak kami tahan, kami masih menonton secara psikologis kejiwaannya.

Yang bersangkutan didalam tempat tinggal tangga hidup di lingkungan yang keluarga kayaknya harus kami menyimak juga. tetapi, kami tetap dalami apa yang jadi motivasinya.

Baca Juga : News Link Video Chika 20 Juta Durasi 14 Detik di Twitter, Ternyata Masih Diburu Warganet!

Dikarenakan alasannya dia takut pulang malam,” kata AKBP Ranefli pas dihubungi Rabu (4/5/2022) sore.

Berasal dari pengakuan DAT bahwa dirinya merekayasa cerita dirinya diculik, gara-gara takut kepada suaminya dan keluarganya gara-gara kala itu DAT pulang pagi kurang lebih pukul 03:00 Wita.

“Cerita itu rekayasa, sebab dia ada keluar dengan rekan laki-lakinya dan hingga jam tiga pagi, supaya takut pulang melacak cerita atau alasan, agar suaminya tidak marah,” imbuhnya.

Pihak kepolisian juga sempat mengamankan Gede Amo (23) yang dilaporkan oleh DAT sebab dituduh pelaku. Tapi, sementara diinterogasi rupanya hal itu juga rekayasa DAT dan Gede Amo rupanya teman kerja suami Dat.

“Dikarenakan itu rekayasa, itu (Tiga pelaku) tidak ada seluruh. Menjadi, berasal dari awal dia telah berubah-ubah sebab merangkai cerita.

Awalnya dia bilang tidak, semalam kami dalami lagi dikarenakan ada kejanggalan-kejangalan kok bisa tiga orang, satu orang ngapain, oh cuma satu orang katanya,” ungkapnya.

Baca Juga : 7 Ide Yang Paling Menjanjikan Dengan Bisnis Berbasis Teknologi

Pihaknya, juga sempat memeriksa Gede Amo dan sesudah diperiksa rupanya Gede Amo tidak memahami itu dan DAT asal menyebut julukan sebab Gede Amo adalah teman kerja suami DAT dan kelanjutannya Gede Amo dilepaskan dikarenakan tidak terbukti.

“Kami (Sempat) amankan (Amo) sebab itu laporan yangbersangkutan. Iya kami lepaskan dan kami dalami gara-gara dia memang buat alibi ada saksi, dia (Gede Amo) tidak kemana-mana dia daerah kerjanya udah satu Minggu di rumahnya,” ujarnya.

Kendati merekayasa, DAT tidak mengalami gangguan jiwa hanyalah saja mesti pendekatan  psikologis dikarenakan DAT berasal dari keluarga broken home dan selama ini dirawat oleh kakek tirinya.

“Bukan gangguan jiwa. Dia broken home berasal dari kecil orang tuanya pisah, dia dibesarkan oleh kakek tirinya namun nanti kami (Periksa) pernah gara-gara ada cerita yang belum fix yang kami ambil keterangannya.

Namun yang tentu, informasi yang kemarin itu penculikan, tidak sahih,” ujarnya.

Layaknya yang diinformasikan, seorang perempuan berinisial DAT (19) asal Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, ditemukan didalam keadaan tangan dan kaki terikat dan juga. mulut disumpal. di kawasan Beji, Puseh, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Sabtu (30/4/2022) .

Korban memgaku diculik dan dipukuli oleh tiga orang laki-laki dan mengaku di buang sehabis menampik dan melawan pas hendak diperkosa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.