Viral Aksi Emak-emak yang ‘Smackdown’ Pencuri Ponsel di Mataraman, Korban hanya Bisa Tutupi Kepala

Bosscha.id Hallo Sahabat Bosscha. Suatu video aksi emak-emak menghajar pencuri viral di media sosial.

Didalam video itu terekam aksi emak-emak menghajar seorang pria yang ternyata pencuri, Sabtu (10/4/2022) malam.

Emak-Emak itu nampak memukul, membanting, lebih-lebih menendang pencuri yang telah terkapar di tanah.

Diketahui pencurian handphone berlangsung di depan warung malamdi wilayah Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga : Relawan Ridwan Kamil di 10 Provinsi Akan Segera Deklarasikan Emil Jadi Capres

Video cepat menyebar dan mendapat tanggapan beraneka berasal dari beraneka warganet yang menyebutkan sadisnya aksi perempuan itu.

Di dalam video yang beredar momen berlangsung sementara malam.

Tampak di lokasi ada mobil dump truk yang masih didalam menyala mesinnya.

Ada lebih dari satu pria kenakan sarung yang memirsa aksi dua perempuan yang ngamuk.

Kedua perempuan itu merasa malu dan tak menerima pria itu mencuri handphone orang lain.

Perempuan itu memilih menghakimi pria itu dikarenakan benar-benar dikenalnya.

Dua pria itu pasrah ditendang, diinjak dan dipukul perempuan itu dengan kursi plastik.

Satu pria apalagi sempat dibanting ala smakcdown oleh perempuan berpakaian daster biru.

Baca juga : Rizky Billar dan Lesti Kejora Terseret Kasus Trading, Terima Hadiah Rp 1 M dari Tersangka DNA Pro

Lelaki itu tak berdaya menutupi kepalanya dengan kedua lengannya berasal dari target kaki perempuan berdaster itu.

Aksi berikutnya, perempuan muda disaksikan perempuan yang berdaster, melampiaskan amarahnya dengan memukul kursi plastik ke arah kepada kedua pria itu.

Belum mengetahui apa yang mengakibatkan kedua perempuan itu kalap dan marah kepada kedua pria yang memilih tak melawan itu.

Tetapi, didalam rekaman video itu sepertinya kedua perempuan itu marah sebab kedua pria itu kedapatan mencuri handphone di wilayah Kecamatan Mataraman.

Kapolsek Mataraman Iptu Ari Handoyo dikonfirmasi, Minggu (10/4/2022) terkiat video viral itu mengaku masih melaksanakan penyelidikan.

“Mohon pas kita cek pernah,” ujar Iptu Ari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.