Update Kasus Binomo, Tersangka Bertambah Lagi Jadi Empat, Ini Peran Indra Kenz Dkk

Bosscha.id Hallo Sahabat Bosscha. Polisi konsisten mengembangkan kasus Binomo.

Kini telah ada empat tersangka didalam persoalan itu.

Ini sehabis penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesifik (Dittipideksus) Bareskrim Polri menetapkan satu orang tersangka masalah penipuan investasi bodong binary option lewat aplikasi Binomo.

Tersangka yang baru ditetapkan berinisial WMN atau Wiky.

Tiga tersangka yang udah ditetapkan sebelumnya yakni Indra Kesuma alias Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich, dan Brian Edgar Nababan.

“Hingga hari ini persoalan binomo menjadi empat tersangka,” ucap Direktur Tindak Pidana Ekonomi Spesifik (Dir Tipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Brigjen Whisnu mengungkapkan peran masing-masing keempat tersangka itu.

Pertama, Indra Kenz merupakan afiliator yang mengajak orang-orang untuk ikut trading lewat aplikasi Binomo.

Diketahui, Indra Kenz merupakan orang pertama yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri pada pertengahan Maret 2022 lalu.

Sesudah itu, giliran Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada Senin (4/4/2022).

Didalam masalah ini, kata Whisnu, Fakarich berperan sebagai guru atau orang yang mengajarkan trading kepada Indra Kenz.

Baca juga: Aneh tapi Nyata Gelas Kaca dalam Perut Pria di Jember, Rumah Sakit Akhirnya Beri Penjelasan Asal Muasalnya

Tersangka lainnya yaitu Brian Edgar Nababan.

Sebelum jadi manajer aplikasi Binomo di Indonesia, Brian sempat studi di Rusia, negara asal aplikasi itu.

Brian adalah orang yang merekrut Fakarich sebagai afiliator.

Paling akhir atau tersangka baru yakni berinisial Wmn. Ia merupakan admin akun telegram milik Indra Kesuma alias Indra Kenz yang lebih pernah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Whisnu mengatakan akun telegram itu ternyata berbayar bagi anggota yang mengikuti kelas trading Indra Kenz.

Whisnu mengimbuhkan, tersangka Wiky ditangkap polisi di wilayah Tangerang, Banten, pada Rabu (6/4/2022).

Pas itu, Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara mengatakan Wiky terima genre dana berasal dari Indra Kenz sebesar Rp 308 juta.

“Tersangka Wiky atau WMN ada keseluruhan tidak cukup lebih terima Rp 308 juta,” kata Chandra.

Tak hanya itu, Chandra menuturkan penyidik juga menemukan genre dana Indra Kenz senilai Rp 1,9 miliar.

Sedangkan Brian Edgar Nababan diketahui dulu mentransfer dana tidak cukup lebih Rp120 juta kepada Indra Kenz.

“Berasal dari keterangannya, informasinya (Uang itu) untuk membeli jam. Namun ini kami dalami tetap,” kata Chandra.

Atas perbuatannya, keempat tersangka serupa-mirip dikenakan pasal berlapis, yaitu Pasal 45a ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahunan 2016 perihal perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahunan 2008 terkait Info dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama 6 th atau denda Rp1 miliar.

Sesudah itu, Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 th, dan Pasal 3 Undang – Undang Nomor 8 Tahunan 2010 perihal Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Tppu) dengan ancaman paling lama 20 th penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Sekian dan Terimakasih udah mampir Bosscha.id?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.