Supaya Tidak Hilangkan Barang Bukti Hasil Kejahatan, Doni Salmanan Tetap Ditahan

Bosscha.id – Pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukum Doni Salmanan, tidak dikabulkan Bareskrim Polri.

Hal itu diungkapkan Ikbar Firdaus, kuasa hukum Doni Salmanan, waktu dihubungi lewat sambungan telephone, Rabu (23/3/2022).

“Kecuali penangguhan penahanan tidak dikabulkan, atau ditolak, saya berharap penyidik bisa lebih mempercepat proses melengkapi berkasnya, gitu aja,” ujar Ikbar.

Ikbar mengaku udah menemui Doni yang selagi ini ditahan Bareskrim Mabes Polri. Ia singgah bersama dengan istri Dinan Fajrina, istri Doni Salmanan.

“Kemarin sore, dia cuma pesan ke istrinya, tadi istrinya ikut jenguk juga. Pesannya jangan tinggalkan salat, konsisten mendoakan bilau untuk diberikan energi merintis proses ini,” katanya.

Sebelumnya, Doni dilaporkan oleh seorang berinisial RA pada 3 Februari 2022 atas dugaan judi online dan penyebaran info bohong atau hoaks lewat media elektronik dan/atau penipuan perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang (Tppu).

Doni formal ditetapkan tersangka sesudah polisi jalankan inspeksi selama 13 jam pada Selasa kemarin.

Doni dijerat Pasal 45 ayat 1 juncto 28 ayat 1 Undang-Undang (Uu) Berita dan Transaksi Elekrronik (Ite), Pasal 378 Kuhp, Pasal 3 Ayat 3 UU Nomor 8 Year 2010 perihal Tindak Pidana Pencucian Uang (Tppu).

Doni pun terancam kurungan maksimal 20 tahunan penjara atas perbuatannya.

Upaya keluar penjara melalui penangguhan penahanan ditolak Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Iya (Penangguhan penahanan Doni Salmanan ditolak),” ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Reinhard Hutagaol, pas dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022).

Reinhard menjelaskan alasan penolakan itu dikarenakan alasan subjektif penyidik.

Karena, Polri risi Doni Salmanan melarikan diri sampai menghilangkan barang bukti.

“Alasan subjektif menurut Kuhap, takut melarikan diri, menghalangi penyidikan, dan menghilangkan barang bukti,” katanya.

Tersangka persoalan penipuan dan pencucian yang dengan modus trading binary options di aplikasi Quotex, Doni Salmanan, titipkan duit Rp 1 M ke temannya.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Reinhard Hutagaol, mengatakan, Doni Salmanan sengaja menitipkan uang itu.

“Untuk diamankan,”kata Reinhard dikutip berasal dari Kompas.Com, Senin (21/3/2022).

Dia memberi tambahan, duit hasil kejahatan Rp 1 M yang dititipkan oleh Doni Salmanan dijalankan pada 15 Maret 2022.

“Doni mengaku sesudah rilis kemarin,” ucap dia.

Menurut Reinhard, Z yang dititipkan uang tidak sadar sumber uang itu merupakan pendapatan Doni sementara jadi affiliator Quotex.

“Z Tidak mengetahui (Sumber uang berasal dari Doni), hanyalah titipan saja,” terang Reinhard.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.