Rizky Billar dan Lesti Kejora Terseret Kasus Trading, Terima Hadiah Rp 1 M dari Tersangka DNA Pro

Bosscha.id -Pasangan seniman Rizky Billar dan Lesti Kejora ulang terseret persoalan dugaan investas bodong, kali ini robot trading Dna Pro.

Genre danna berasal dari Dna&Nbsp;Pro diduga mengalir ke sejumlah publik figur.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesifik Bareskrim polri pun kini sedang mendalami genre dana berasal dari robot trading itu.

Penyidik akan mendalami dukungan uang berasal dari tersangka persoalan DNA Pro, Stefanus Richard kepada pasangan seniman Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Baca juga: NU Punya 3 Sosok Nama Calon Presiden 2024, Ada Menteri, Gubernur, dan Ketua Umum Partai

Bantuan uang itu sempat viral dikarenakan mencapai angka fantastis yaitu Rp1 miliar.

Adapun Stefanus Richard memberi tambahan uang itu didalam rangka hadiah atas kelahiran anak pertama Rizky Billar dan Lesti Kejora bernama Muhammad Leslar Al Fatih Billar.

Ketika dikonfirmasi, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesifik Bareskrim Kombes Yuldi Yusnan memperlihatkan akan mendalami berita itu.

“Tengah kita dalami,” ujar Kombes Yuldi Yusnan kepada awak media, Sabtu (9/4/2022).

Di sisi lain, Yuldi menuturkan penyidik kini juga sedang menelusuri aset-aset dan genre dana yang diduga hasil berasal dari kejahatan Dna Pro.

Nantinya, penelusuran itu bakal dibantu oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (Ppatk).
“Kami tengah lakukan asset tracing dan follow the money pada 6 tersangka itu,” pungkas Yuldi.

Baca juga: Malangnya Nasib Siswi SMK , Diduga Dirudapaksa Ayah Tiri, Lapor ke Polisi Tapi Nihil

Di informasikan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesifik Bareskrim Polri bakal langsung memeriksa sejumlah publik figur ternama tentang persoalan investasi bodong robot trading Dna Pro.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko perlihatkan bahwa sejumlah publik figur itu dijadwalkan diperiksa pada pekan depan di Bareskrim Polri.

Tetapi tidak dijelaskan secara rinci jadwal pemeriksaanya.

“Menjadi yang Dna Pro, harus disampaikan kepada teman-teman memang ada publik figur yang nanti dijadwalkan penyidik untuk dimintai keterangan. Minggu depan disini,” ujar Gatot di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Di sisi lain, Gatot masih enggan untuk mengungkap bukti diri publik figur itu. Yang menyadari, ada lebih dari satu publik figur yang bakal diperiksa penyidik Polri.

“Teman-Teman penyidik laksanakan inspeksi yang ada pernah. Ada lebih dari satu publik figur yang akan dimintakan, inisial belum, ada sebagian publik figur,” ungkap Gatot.

Di sisi lain, Gatot meminta kepada publik figur yang dulu terima uang yang berkenaan masalah Dna Pro untuk melapor ke Bareskrim.

Nantinya, penyidik bakal jalankan proses penyitaan.

“Lantas diarahkan apabila yang bersangkutan terima hasil yang diduga kejahatan atau perbuatan oleh kelompok Dna&Nbsp;Pro itu juga diharapkan akan ditunaikan pendataan dan penyitaan,” pungkas Gatot.

Bareskrim Tangkap Stefanus Richard dan Jerry Gunandar di Hotel Mewah

Bareskrim Polri menangkap 2 orang founder robot trading Dna Pro di salah satu hotel mewah di Jakarta Selatan pada Jumat (8/4/2022) malam.

Mereka ditangkap seusai sempat masuk daftar pencarian orang (Dpo) alias buron.

Adapun kedua tersangka yang ditangkap adalah Founder DNA Pro team Octopus bernama Jerry Gunandar dan Co-Founder DNA Pro team Octopus bernama Stefanus Richard. Keduanya tertangkap di hotel mewah di tempat Senayan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Tak Hanya Segar untuk Buka Puasa dan Buah Kelapa Juga Bisa Cerahkan Wajah, Begini Cara Mengolahnya

“Pada 8 April 2022 pukul 22.30 WIB team penyidik berhasil beroleh lokasi area persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard yang berada di salah satu hotel berbintang 5 Jakarta Selatan dan segera laksanakan penangkapan pada kedua tersangka,” ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kala dikonfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Whisnu menuturkan kedua tersangka kini juga udah dibawa ke Bareskrim Polri untuk ditunaikan proses inspeksi. Keduanya juga segera ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

“Sesudah itu (Tersangka) dibawa ke kantor untuk dijalankan inspeksi. Sesudah inspeksi penyidik melaksanakan penahanan pada tersangka Jerry Gunandar dan tersangka Stefanus Richard,” paham Whisnu.

Sebelum itu, penyidik Bareskrim Polri juga sudah menangkap Fr, Rk, RU dan Ys. Sebaliknya, keenam tersangka yang masih buron adalah Ab, Zii, St, Fe, AS dan Dv.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.