Politik Sektarian: Bahaya laten dalam Negara Multikultural

Politik Sektarian: Kala Identitas Menjadi Ancaman Nyata Keberagaman

Dalam sebuah negara multikultural, keberagaman adalah kekayaan sekaligus tantangan. Namun, ada bahaya laten yang sering luput dari perhatian: politik sektarian. Ini adalah manuver politik yang mengeksploitasi dan memperuncing perbedaan identitas (agama, etnis, suku, dll.) demi meraih atau mempertahankan kekuasaan. Alih-alih membangun persatuan dalam keberagaman, politik sektarian justru meracuni ruang publik dengan narasi "kita versus mereka", memecah belah warga berdasarkan garis primordial, dan mengikis toleransi.

Dampaknya fatal: diskriminasi merajalela, konflik horisontal mudah tersulut, dan kepercayaan antar kelompok runtuh. Negara yang seharusnya menjadi payung bagi semua identitas, kini terancam oleh fragmentasi dan disintegrasi. Janji demokrasi untuk keadilan dan kesetaraan pun sirna di tengah riuhnya polarisasi identitas yang dimainkan oleh segelintir elite politik.

Melawan politik sektarian membutuhkan komitmen kuat dari semua pihak. Pendidikan pluralisme sejak dini, penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu, serta penguatan institusi demokrasi yang menjamin hak setiap warga negara, adalah kunci. Hanya dengan menolak jerat identitas sempit dan merawat kebhinekaan, negara multikultural dapat bertahan dan tumbuh kokoh, jauh dari bahaya laten sektarianisme yang siap meledak kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *