Kerusakan Dan Kerugian Akibat Gempa Bumi Di Bayah-Banten 09 Oktober 2022

Bosscha.id – Kerusakan Dan Kerugian Akibat Gempa Bumi Di Bayah-Banten 09 Oktober 2022,Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,6 pada Banten yg terjadi beberapa ketika kemudian menghancurkan ribuan tempat tinggal & aneka macam fasilitas umum.

Sejauh ini, tiga.078 tempat tinggal rusak, terdiri menurut 395 rusak berat, 692 rusak sedang, & 1.991 rusak. Gempa yg terletak dalam 7,21 LS & 105,05 BT tadi Mengganggu 51 sekolah, 17 puskesmas, 8 tempat kerja pemerintahan, tiga pusat niaga & 21 tempat ibadah, istilah Direktur Pusat Data Bencana.

Informasi & Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, pada liputan tertulis, Minggu 10 Oktober 2022. Pusat Pengendalian & Operasi (Pusdalops) BNPB mengungkapkan sebagian akbar kerusakan terjadi pada Kabupaten Pandeglang. Minggu 10 Oktober 2022 WIB, 379 tempat tinggal rusak berat, 581 tempat tinggal rusak sedang, & 1.764 tempat tinggal rusak. Selain itu, 43 sekolah rusak, termasuk 16 taman kanak-kanak, 4 pusat komunitas, 14 tempat ibadah & tiga tempat komersial.

Selain itu, sedikitnya dua orang mengalami luka berat & 8 orang lainnya luka ringan.

READ MORE

Kemudian pada Kabupaten Serang masih ada 10 tempat tinggal rusak berat, satu tempat tinggal rusak berat, 44 orang atau 15 KK terdampak & dua KK terpaksa mengungsi.

Di Kabupaten Tangerang, dilaporkan tiga tempat tinggal rusak parah. Kemudian, pada Kabupaten Lebak, 16 tempat tinggal rusak berat, 38 tempat tinggal rusak sedang & 228 tempat tinggal rusak.

Selain itu, 8 sekolah, termasuk 6 loka ibadah & 1 sentra aktivitas masyarakat, pula rusak. Untuk Kabupaten Sukabumi dilaporkan masih ada tiga tempat tinggal rusak & 6 tempat tinggal rusak.

Sebanyak 7/41 keluarga terkena efek gempa. Selain itu, pada Kabupaten Bogor, 11 tempat tinggal rusak ringan, 7 tempat tinggal rusak berat, & dua tempat tinggal rusak berat.

Selain itu, 12/48 keluarga terkena efek & 6 orang berdasarkan dua keluarga terpaksa mengungsi. See also  Info Gempa Bumi Bayah Lebak Banten Terkini 09 0ktober 2022 Sebagai bagian berdasarkan tanggap darurat bala gempa bumi yg terjadi pada Kabupaten Pandeglang, Bupati Pandeglang Irna Narulita sudah tetapkan situasi tanggap darurat bala gempa bumi menggunakan angka 360/Kep.39-Huk/2022 selama 14 hari, terhitung mulai Minggu 10 Oktober 2022.

Selain itu, Irna pula sudah mengeluarkan surat penanganan darurat Nomor: 3600.05/Kep.40-Huk/2022, menggunakan Komandan Posko Sekda Kabupaten Pandeglang.

Hal ini dari Kepala BNPB, Letkol. Jenderal Suharyanto mengeluarkan perintah tadi waktu berada pada Pandeglang dalam Sabtu (15/1).

Bupati Lebak pula melakukan hal yg sama, pada mana tingkat tanggap darurat gempa bumi ditetapkan menggunakan undang-undang angka : 360/Kep.39-BPBD/2022, selama 14 hari, berdasarkan 9 sampai Minggu 10 Oktober 2022. Sebelumnya, BNPB memberikan donasi penanganan darurat, peta daerah terdampak, menyalurkan donasi DSP senilai Rp 500 juta & perbekalan dan perlengkapan berupa 500 family kit, 300 selimut, 5.000 masker KF94, tiga tenda & sembako buat pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.