Berita  

Isu-isu sosial yang berhubungan dengan kekurangan perkotaan

Jejak Kekurangan, Luka Sosial: Isu Urban dan Dampaknya

Kota, pusat denyut nadi peradaban, seringkali menyimpan ironi. Di balik gemerlapnya, kekurangan fasilitas dan perencanaan urban yang buruk menabur benih masalah sosial yang dalam. Isu-isu ini bukan sekadar ketidaknyamanan fisik, melainkan cerminan ketidakadilan yang merobek jaring-jaring masyarakat.

Kemiskinan dan Kesenjangan: Minimnya perumahan layak, sanitasi buruk, dan akses terbatas pada air bersih di permukiman padat kumuh, secara langsung memiskinkan penghuninya. Mereka terjebak dalam lingkaran setan penyakit, produktivitas rendah, dan biaya hidup tinggi, memperlebar jurang kesenjangan ekonomi dan sosial.

Kesehatan Publik Terancam: Lingkungan yang tidak sehat akibat polusi udara, tumpukan sampah, dan minimnya ruang terbuka hijau, menjadi sarang penyakit. Warga, terutama anak-anak dan lansia, rentan terhadap infeksi pernapasan, diare, dan stres mental, menambah beban sistem kesehatan dan keluarga.

Kriminalitas dan Fragmentasi Sosial: Kurangnya penerangan jalan, fasilitas publik yang minim, serta tata kota yang semrawut dapat menciptakan rasa tidak aman dan memicu kriminalitas. Pada saat yang sama, hilangnya ruang komunal dan interaksi antarwarga akibat permukiman yang padat dan anonimitas, mengikis kohesi sosial dan menumbuhkan isolasi.

Akses Terbatas pada Peluang: Kekurangan infrastruktur transportasi yang memadai, atau lokasi yang jauh dari pusat pendidikan dan ekonomi, menghambat mobilitas sosial. Anak-anak sulit mengakses sekolah berkualitas, dan orang dewasa kesulitan mencari pekerjaan layak, sehingga memperpetuasi kemiskinan lintas generasi.

Singkatnya, kekurangan perkotaan adalah bom waktu sosial. Ini bukan hanya tentang beton dan aspal, melainkan tentang kualitas hidup, keadilan, dan martabat manusia. Mengatasi defisit urban berarti membangun kota yang lebih manusiawi dan masyarakat yang lebih adil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *