Indra Kenz Masih Bungkam soal Pimpinan Binomo, Polisi: Tersangka Tak Kooperatif Itu Sudah Biasa

Bosscha.id Hallo Sahabat Bosscha. Indra Kesuma alias Indra Kenz masih tetap tidak kooperatif selama inspeksi di Bareskrim Polri.

Paling akhir, pria yang dijuluki Crazy Rich Medan itu masih ngotot menyembunyikan petinggi Binomo di dalam persoalan penipuan trading binary option.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Spesifik Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menunjukkan bahwa pihaknya tidak kasus jika Indra Kenz konsisten tidak kooperatif didalam inspeksi persoalan Binomo.

“Buat saya itu hal biasa menjadi tidak persoalan. Dia diem saja dia enggak ada kasus. Itu biasa, itu haknya tersangka untuk tidak kooperatif. Hal biasa,” ujar Whisnu kepada wartawan Sabtu (26/3/2022).

Ia menyampaikan penyidik miliki taktik lainnya untuk mengungkap terkait siapa dalang pemilik Binomo.
Sampai kini, pihaknya masih menggali alat bukti lain tak sekedar keterangan tersangka.

“Saya akan ungkap siapa di balik itu,” pungkasnya.

Baca Juga :

Diinformasikan sebelumnya, tersangka masalah Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz meminta maaf kepada penduduk Indonesia atas masalah hukum yang kini sedang menjeratnya. Khususnya bagi rakyat yang mengenal dunia trading.

Dikerahui, Indra Kesuma alias Indra Kenz dihadirkan didalam pengungkapan persoalan dugaan penipuan berkedok trading binary option lewat sistem Binomo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Jumat (25/3/2022).

“Pada kesempatan kali ini izinkan saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua penduduk Indonesia khususnya pengenal dunia trading,” ujar Indra Kenz.

Indra mengaku mengenal dan mengikuti Binomo berasal dari iklan pada 2018 silam. Sesudah itu satu year setelahnya, dia memicu konten Youtube sampai jadi terkenal.

Lebih lanjut, Indra mengklaim tidak dulu ada niat untuk mengelabui orang. Apalagi, orang tuanya pun tak dulu mengajarakannya jadi penipu.

“Berasal dari awal tidak dulu ada niatan untuk merugikan orang lain ataupun hingga mengelabui. Gara-gara orang tua saya tidak dulu mengajarkan saya untuk mengelabui,” tahu dia.

Tapi demikian, dia meminta penduduk untuk lebih berhati-hati didalam memilih investasi. Karena, banyak sistem investasi yang ternyata ilegal dan miliki resiko tinggi.

“Tapi sayang sekali hal ini wajib berjalan dan saya menerima kasih kepada pihak kepolisian dan aparat yang sudah bertugas mengawal persoalan ini dan tentunya ke depannya saya berharap rakyat Indonesia bisa studi didalam kejadian kali ini untuk memilih investasi.

Banyak yang ilegal maupun sah. Sebab seluruh investadi miliki resiko,” memahami dia.

Oleh gara-gara itu, kata Indra, dirinya berkomitmen untuk mentaati proses hukum yang kini sedang menjeratnya sebagai tersangka.

“Paling akhir sebagai pria yang bertanggung jawab tentunya Saya akan patuh dan mengikuti proses hukum yang ada. Sekali lagi menerima kasih,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.