Doa Berbuka Puasa Pada Bulan Ramadan, Lengkap dengan Arab Latin dan Terjemahnya

Bosscha.id Hallo Sahabat Bosscha. Membaca doa berbuka puasa merupakan salah satu anjuran bagi umat Islam yang tengah menjalankan ibadah itu. Doa terhitung ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt.

Dikutip berasal dari buku Puasa Bukan Sekedar Pas Ramadhan karya Ahmad Sarwat Lc, salah satu keutamaan membaca doa berbuka puasa adalah tidak akan tertolak doa yang dipanjatkannya.

Baca Juga : Arti Kata ‘Mokel’, Bahasa Gaul yang Populer Pada saat Bulan Ramadan, Biasanya Dibuat Bahan Candaan

Diriwayatkan di dalam HR Tirmidzi, berasal dari Abdullah bin Amr bin al-ash berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bagi orang yang berpuasa ketika tengah berbuka ada doa yang tak akan tertolak.”

Membaca doa berbuka puasa juga terhitung adab sunah didalam puasa, menurut Maryam Kinanti N di dalam bukunya yang berjudul Dahsyatnya 7 Puasa Mesti, Sunnah, dan Thibbun Nabawi.

Doa Berbuka Puasa

Ada dua versi doa berbuka puasa yang dibaca Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan dalam riwayat Bukhari dan Muslim serta Abu Daud. Berikut bacaannya:

1. Doa Berbuka Puasa Menurut HR Bukhari dan Muslim

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

2. Doa Berbuka Puasa Menurut HR Abu Daud

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Arab latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”

Baca Juga : Doa Niat Puasa Ramadhan dan Buka Puasa Lengkap dengan Bahasa Latin serta Artinya

Kapan Doa Berbuka Puasa Dibaca?

Terdapat disparitas di kalangan ulama perihal pas membaca doa berbuka puasa. Sejumlah pendapat tunjukkan bahwa doa berbuka puasa dibaca sesudah seseorang berbuka atau pertama kali membatalkan puasa dengan air, kurma, atau semacamnya.

Pendapat ini didasarkan atas kata kerja yang tertera di dalam doa berbuka puasa yang berbentuk lampau (Fi’Il madhy). Layaknya di dalam lafadz kedua yang artinya, “Udah hilang rasa haus, dan urat-urat udah basah dan juga pahala udah tetap, insya Allah.”

Saat itu, lebih dari satu ulama mengatakan bahwa doa berbuka puasa diucapkan sebelum berbuka puasa dan beberapa yang lain tidak menetapkan selagi membacanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.