Diberi THR Relatif Kecil Rp1,5 Juta, TKK Pemda KBB Kecewa

BANDUNG BARAT – Pegawai honorer atau Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) kecewa dengan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1,5 juta. Dikarenakan, besaran THR itu kecil, tidak mencapai satu bulan gaji. di kutip dari jabar.inews.id, Selasa (26/4/2022).

Padahal, gaji para honorer atau TKK itu Rp2,5 juta-rp3,5 juta per bulan. Pas, biasanya perhitungan THR selalu satu bulan gaji.

“Realisasi ini berbanding terbalik dengan kampanye plt Bupati dan Disnakertrans yang meminta corporate membayar THR satu bulan gaji. Kala kita sekedar diberi Rp1,5 juta,” kata seorang TKK di Pemda Kbb.

Menurut dia, Pemda KBB wajib terhubung kepada publik darimana perhitungan THR Rp1,5 pada Tkk. Lebih-lebih THR sebesar satu kali gaji udah ditetapkan di dalam DPA masing-masing Opd. “Tkk juga manusia yang memiliki keluarga dan ingin merayakan hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Kala itu, Sekretaris Area (Sekda) Pemda KBB Asep Sodikin mengatakan, besaran THR Rp1,5 juta bagi TKK merupakan kebijakan yang diputuskan plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Kebijakan ini telah melalui kajian dan pertimbangan yang sahih-sahih matang. “Kebijakan plt Bupati memberi tambahan Rp1,5 juta THR ke TKK dan itu telah melalui kajian aturan secara matang dan beraneka macam pertimbangan,” kata Sekda KBB di Ngamprah, Senin (25/4/2022).

Asep Sodikin menunjukkan, nominal THR Rp1,5 juta tidak memirsa era kerja, baik TKK lama maupun baru, seluruh serupa. Karena sebenarnya TKK ini jadi kewenangan kebijakan berasal dari masing-masing Opd. TKK juga tidak mengenai dengan keputusan 50 prosen disesuaikan keputusan berasal dari pemerintah pusat.

“Kita juga menonton situasi keuangan tempat. Apalagi, kita tidak menonton berasal dari berapa lama TKK itu bekerja di Kbb. Menjadi seluruh dipukul rata,” ujar Asep Sodikin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.