Cara Melakukan Pijat Perineum Agar Persalinan Bisa Lancar

Bosscha.id Hallo Sahabat Bosscha. Menjelang persalinan, tiap tiap ibu hamil pasti ingin bisa laksanakan persiapan yang maksimal. Tak hanya persiapan mental, juga persiapan fisik.

Mama bisa mulai rutin laksanakan jalan kaki, istirahat memadai dan juga makan makanan bergizi.

Salah satu persiapan yang juga kudu dipertimbangkan untuk dilaksanakan adalah pijat perineum. Meski belum amat populer, tapi pijat spesifik ini disebut-sebut bisa menunjang sehingga proses persalinan lebih lancar dan juga nyaman, Ma.

Berikut Bosscha.id rangkum info lengkap mengenai pijat perineum, layaknya dirangkum berasal dari beraneka sumber:

1. Apa itu pijat perineum?

Pijat perineum adalah tekanan dan pijatan lembut di tempat jalan lahir yang berfokus pada tempat vagina guna membuatnya jadi lebih lentur jelang persalinan, demikian dikutip berasal dari American Pregnancy Association.

Terdapat sebagian bukti ilmiah yang membuktikan bahwa ketika ditunaikan secara teratur di dalam 3-4 minggu paling akhir kehamilan, pijat perineum menaikkan peluang Mama melahirkan secara normal tanpa merusak perineum.

Ini vital risiko Mama mengalami robekan perineum dan hingga kudu ditunaikan episiotomi pun berkurang.
Jika episiotomi dijalankan, setelahnya Mama juga memerlukan tindakan jahitan.

Tindakan ini pun sanggup memperpanjang kala pemulihan sehabis melahirkan, lebih-lebih pada lebih dari satu masalah seringkali juga membuat munculnya jaringan parut, nyeri, dan inkontinensia urine.

2. Manfaat pijat perineum

Perineum meliputi tempat di belakang vagina sampai ke anus, &Nbsp;Terhitung bagian belakang kanal kelahiran. Bagian ini amat mungkin Mama bisa menghindar buang air kecil tiap tiap kali batuk atau bersin.

Vital untuk selalu mempertahankan bagian jaringan ini tetap utuh, kuat dan juga fleksibel untuk meregang selama persalinan. Ini sehingga bayi bisa leluasa bergerak keluar lewat jalan lahir.

Sayangnya, jaringan perineum beberapa besar perempuan tidak fleksibel dan tidak mampu laksanakan peregangan yang disesuaikan sementara melahirkan. Akibatnya, terjadilah trauma perineum atau robek pada perineum.

Nah, pijatan di tempat perineum selama lebih dari satu minggu paling akhir kehamilan pun mampu berfaedah membawa dampak jaringan ini jadi lebih rileks dan sanggup meregang. Dengan begitu, perineum bisa rileks dan mekar secara alami selama persalinan.

Pijat perineum juga terlalu mungkin Mama untuk berlatih mengatur napas waktu persalinan.

Baca juga:

3. Persiapan sebelum melakukan pijat perineum

Jika Mama ingin mencoba laksanakan pijatan perineum, jangan buru-buru, ya. Tetap memperhatikan lebih dari satu hal terlebih dahulu. Dengan begitu, kegunaan yang didapat berasal dari pijat perineum pun akan jadi lebih maksimal.

Persiapan pertama yang mesti ditunaikan adalah mencuci tangan. Pastikan tangan berada di dalam suasana higienis, gara-gara pijatan ditunaikan di daerah yang rentan, Ma.

Akan jauh lebih baik juga jika Mama memotong kuku terlebih dahulu. Kuku yang panjang akan lebih ringan melukai bagian perineum dan lebih kurang vagina.

Persiapan berikutnya, pilihlah posisi yang nyaman untuk laksanakan pijat perineum. Mama bisa melakukannya sambil duduk atau berbaring, atau apalagi sambil berdiri dengan satu kaki di kursi.

Apabila di kamar mandi ada air pancuran hangat, Mama pun bisa jalankan pijatan perineum di bawahnya. Ini gara-gara genre air hangat akan menunjang melenturkan perineum.

Persiapan paling akhir, jangan lupa gunakan minyak agar pijatan bisa terasa lebih nyaman dan tidak kesat. Mama bisa memilih minyak vitamin E atau minyak lainnya.

4. Cara melakukan pijat perineum

Apabila persiapan udah dikerjakan dan Mama hendak melaksanakan pijat perineum, melaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Oleskan minyak di area vagina dan sekitarya. Dengan menggunakan jari telunjuk atau jari tengah atau keduanya, masukkan sekitar satu inci ke dalam vagina
  • Tekan dengan lembut jari-jari Mama ke arah anus. Beberapa kali selama pijatan, secara sadar rilekskan otot di daerah ini. Teruslah memijat ke arah bawah dan luar untuk meregangkan dan melemaskan jaringan-jaringan perineum
  • Pijatan seharusnya tidak menimbulkan rasa nyeri. Namun pada hari-hari awal melakukan pijat, wajar jika merasa tidak nyaman sesudahnya
  • Lanjutkan pijatan hingga maksimal 5 menit. Oleskan kembali minyak jika diperlukan
  • Setelah selesai melakukan pijat, kompres area vagina dengan air hangat supaya lebih rileks dan mengurangi rasa tidak nyaman

Demikian kabar dari Bosscha.id berkenaan pijat perineum yang bisa Mama laksanakan di jaman akhir kehamilan. Jika ragu, cobalah untuk berdiskusi terlebih pernah dengan dokter, ya. Semoga persalinan Mama nanti bisa berlangsung dengan lancar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.