Berlaku 1 April 2022, Ngebut Di Jalan Tol Lewat 120 Km/Jam Bakal Kena Tilang Rp 500 Ribu Atau Penjara 2 Bulan

Bosscha.idHallo Sahabat Bosscha. Sistem tilang elektronik bagi pelanggar keputusan batas kecepatan dan muatan di ruas jalan tol mulai berlaku pada 1 April 2022. Pengemudi yang melanggar peraturan ini akan dikenakan hukuman denda Rp 500 ribu atau penjara paling lama dua bulan.

Para pengendara yang melintas di jalan tol diminta mematuhi batas kecepatan berkendara, akan kena hukuman bila di atas kecepatan 120 km/jam.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, bahwa hukuman bagi pelanggar batas kecepatan diatur di dalam Pasal 287 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Th 2019 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau Llaj.

“Hukuman pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu,” kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga : Mendag Kemarin Janji Akan Ungkap Tersangka Mafia Minyak Goreng, Kini Bilang Belum Cukup Bukti

Waktu keputusan tentang pelanggaran batas muatan dijelaskan didalam Pasal 307 Undang-Undang Nomor 22 Tahunan 2019 terkait Llaj. Di dalam pasal itu dijelaskan pelanggar mampu dikenakan hukuman pidana paling lama dua bulan dan denda paling banyak Rp 500 ribu.

“Kamera ini kaitan pelanggaran batas muatan bukan pelanggaran dimensi,” katanya.

Di dalam pelaksanaannya, penerapan tilang elektronik bagi pelanggar batas kecepatan akan diberlakukan di lima ruas jalan tol. Rinciannya; Tol Jakarta-Cikampek, Tol Jakarta-Cikampek Mbz, Tol Sedyatmo, Tol Didalam Kota, dan Tol Kunciran-Cengkareng.

“Sedangkan untuk pelanggaran batas muatan pas ini ada di Tol JORR dan di Tol Jakarta-Tangerang,” imbuh Sambodo.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.