Observatorium Bosscha Gelar Pengamatan Hilal

Pengamatan dengan teleskop. (Foto: Flickr)

Bosscha.id– Tim pengamat dari Observatorium Bosscha melakukan pengamatan hilal penentuan awal Ramadhan di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pengamatan hilal oleh peneliti dilaksanakan pada 10-12 April 2021 sejak pagi hari hingga bulan terbenam di ufuk Barat.

“Masyarakat yang berminat dapat menyaksikan pengamatan hilal ini secara daring melalui live streaming pada kanal YouTube resmi Observatorium Bosscha,” kata peneliti Observatorium Bosscha Yatny Yulianty, Jumat 9 April 2021.

Yatny mengarakana, kegiatan pengamatan bulan sabit oleh Observatorium Bosscha ditujukan untuk meneliti ambang visibilitas (kenampakan) bulan sebagai fungsi dari elongasi dan ketebalan sabit bulan, dan juga dalam rangka rukyatul hilal.

Pengamatan dilakukan menggunakan dua buah teleskop berukuran 106 mm dan 66 mm berjenis refraktor yang masing-masing dilengkapi detektor kamera berbasis CCD. Citra yang ditangkap oleh kamera kemudian diproses menggunakan perangkat pengolahan citra untuk meningkatkan tampilan sabit bulan.

“Pengamatan hilal itu merupakan pengamatan internal yang hanya dihadiri oleh staf Observatorium Bosscha, untuk mematuhi himbauan agar tidak berkegiatan yang melibatkan banyak orang di suatu tempat selama pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Adapun menurutnya di Indonesia, pihak yang berwenang menentukan awal Ramadhan dan Syawal adalah pemerintah Republik Indonesia melalui proses sidang itsbat Kementerian Agama (Kemenag).

“Tugas Observatorium Bosscha adalah menyampaikan hasil perhitungan, pengamatan, dan penelitian tentang hilal kepada unit pemerintah yang berwenang jika diperlukan sebagai masukan untuk sidang itsbat,” terangnya.

Observatorium Bosscha setiap tahunnya menjadi salah satu rujukan untuk penetapan awal Ramadhan dan Syawal bagi Kementerian Agama Republik Indonesia dan masyarakat umum.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password