Menyelamatkan Ekonomi Melalui Industri Pariwisata

Istimewa

Komisi II DPRD KBB Optimis Sektor Pariwisata Bangkit

 

Bosscha.id– Sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang paling terdampak oleh wabah Covid-19. Oleh karena itu butuh penangan khusus oleh pemerintah daerah (pemda) untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata di masa pandemi ini.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Sundaya mengatakan, sektor pariwsata KBB harus kembali bergeliat di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

“Tentu kita ingin memastikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa kembali meningkat. Karena PAD penting itu menjadi syarat paling utama masuk ke kas Daerah”,kata Sundaya beberapa waktu lalu.

Di Kabupaten Bandung Barat sendiri, ada banyak orang yang bergantung pada sektor pariwsata, sehingga tidak ingin sektor strategis ini semakin terpuruk pasca COVID-19. Dengan demikian, perlu adanya strategi-strategi khusus sehingga bangkitnya pariwisata bisa menjadi awal optimisme bahwa Covid-19 akan berkahir. 

Adapun Sundaya meminta agar sejumlah objek wisata harus menetapkan protokol kesehatan dan mempromosikan kepada masyarakat atau calon pengunjung bahwa tempat pariwisata di wilayahnya aman.

“Baik dari segi keamanaan hingga mengawasi pengunjung agar tidak berkerumun guna memastikan protokol kesehatan berjalan baik,” katanya.

Sektor pariwisata Kabupaten Bandung Barat ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan miliar akibat wabah Covid-19. Kepala Bidang Kepariwisataan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, David Oot sebelumya mengatakan, bahkan ribuan karyawan tersebut merupakan pekerja di perhotelan, restoran, pekerja seni, pekerja ekonomi kreatif dan kelompok sadar wisata terpaksa dirumahkan akibat corona.

“Semua pekerja pariwisata ini, sudah kami data secara lengkap. Berdasarakan data kami, total semua sudah ada 2.448 orang dirumahkan,” ujar David.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password