Open Bidding Tiga Kursi Dinas Baru di KBB Tunggu Lampu Hijau KASN

Bosscha.id

Bosscha.id–  Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kabupaten Bandung Barat yang sebelumnya mengalami kekosongan, kini diisi Pelaksana Tugas (Plt).

Adapun sebebelumnya, Pemkab Bandung Barat menggelar Assessment dan Uji Kompetensi untuk mengisi kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama seiring rencana akan ditetapkannya perubahan Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (SOTK) baru di lingkup Pemkab Bandung Barat.

Adapun tiga kursi jabatan baru tersebut yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Pemadaman Kebakaran dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, pejabat yang ditugaskan sebagai Pejabat Pelaksa Tugas yakni Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Rini Sartika menjadi Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. 

Kemudian Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Apung Hadiat Purwoko dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Asisten Administrasi Umum, Agus Maolana menjadi Plt Kepala Bapenda.

Selain itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Imam Santoso Mulyo yang kini menjadi Plt Kepala Dinas Kesehatan karena kursi Kandinkes yang masih kosong.

“Beliau-beliau ini resmi bertugasnya terhitung mulai tanggal 3 Februari 2021. Ini sambil menunggu hasil seleksi terbuka,” kata Kepala Bidang Pengembangan Karir BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, Agnes Virganty, Rabu 3 Febuari 2021.

Menurut Agnes, untuk mengisi eselon 2 ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin mengeluarkan Surat Perintah (SP) secara resmi bagi keempat pejabat itu.

Adapun menurutnya, untuk pelaksaan pengumuman open bidding tersebut, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Ia memperkirakan proses open bidding tersebut, bisa rampung dalam jangka waktu satu bulan.

“Nanti bakal ada pengumuman untuk seleksi terbuka ini. Karena sifatnya terbuka, lelang jabatan ini bisa diikuti selain pejabat di sini, dari luar pun bisa,” ucapnya.

Sebelumnya Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna melakulan rotasi, mutasi dan promosi ratusan pejabat secara besar-besaran di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, Asep Ilyas, sebelumnya mengatakan saat ini posisi yang kosong di antaranya Dinas Kesehatan, Disnakertrans, Dinas Damkar, Bappenda, dan Kesbangpol yang baru naik status menjadi badan.

“Kekosongan pejabat itu lantaran ada pejabat yang meninggal dunia serta ada dua OPD yang baru dibentuk. Kesbangpol juga karena baru naik status,” kata Asep.

Saat ini lima OPD yang kosong itu, untuk sementara dipimpin oleh Plt melalui SP yang dikeluarkan oleh Sekda Kabupaten Bandung Barat.

Oleh karena itu Pemkab Bandung Barat akan melaksanakan lelang jabatan bagi jabatan tinggi pratama. Hal itu menyusul ada kekosongan pejabat eselon 2 di lima OPD.

“Ya, jadi itu untuk kegiatan lelang jabatan dan sebagainya, memang sudah disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masa pandemi seperti ini,” jelasnya. 

Menurutnya itu merupakan kebijakan dan hak pimpinan yang mesti dilakukan karena dipandang perlu ada penyegaran untuk lebih mengoptimalkan kembali nanti kinerja. Dan tidak ada alasan politis juga. 

Asep menjamin kekosongan di beberapa posisi tersebut terutama Dinas Kesehatan tidak akan mengganggu pelayanan maupun penanganan pandemi Covid-19.

“Pak Bupati titip pesan jangan sampai pelayanan terhambat kepada masyarakat. Maka Pak Sekda mengeluarkan surat pengisian jabatan itu oleh Plt,” terangnya. 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password