Inspiratif! Pejabat Perempuan KBB Ini Raih Gelar Doktor di Usia Muda

Bosscha.id

Bosscha.id– Intan Cahya Rachmat, (35) Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Bandung Barat membuktikan bahwa kesibukannya menjadi pelayan publik, tak menyurutkan niatnya meraih cita-cita menyelsaikan pendidikan sampai jenjang tertinggi atau tingkat doktoral (S3).

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industri dan Syarat Kerja, pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB ini, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Univeristas Pasundan Bandung, Jawa Barat.

Intan berhasil menyandang gelar doktor yang tergolong cukup muda. Dengan raihan gelar tersebut, Intan juga bisa dibilang salah satu pejabat di KBB yang menorehkan prestasi dalam dunia pendidikan.

Melaui disertasinya yang berjudul Implementasi Konsep Pembaharuan Pemerintahan Tradisional Desa Dalam Penyelengaraan Urusan Pemerintahan Menurut Undang-Undang Dasar Tahun 1945, dia punya ambisi ingin memberikan kontribusi untuk kemajuan desa di sejumlah daerah.

Disertasi tersebut berdasarkan penelitiannya di sejumlah desa di berbagai daerah, di antaranya Bali, dan beberapa daerah di Jawa Barat termasuk Kabupaten Bandung Barat.

“Di negeri ini, desa harus maju dan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman, tentunya tanpa harus mengesampingkan kultur-kultur tradisional yang sudah ada. Termasuk desa juga harus berkembang dari segi hukum dan aturan,” kata Intan, Rabu 27 November 2021.

Infografis Bosscha.id

Melawan Kepadatan Waktu

Untuk meraih gelar tersebut, Intan mengaku bahwa itu bukan perkara mudah, pasalnya di sela kesibukannya pekerjaan mengurusi persoalan buruh dan perusahaan, dia juga harus meluangkan waktu untuk meneruskan studi akademik tersebut. 

Sehingga bagi dia, gelar doktoral ini sangat membanggakan karena harus berhadapan dengan kesibukan yang begitu padat.

“Ada hal penting untuk meraih cita-cita pendidikan ini yakni pola hidup yang harus terjadwal. Selain itu, saya punya prinsip bahwa segala sesuatu jangan selalu dijadikan beban,” tuturnya.

Adapun Intan mengaku raihan gelar doktor yang dicapainya tidak terlepas dari doa dan dukungan orang-orang terdekat, khususnya kedua orang tuanya.

“Orang tua punya peran penting dalam menyelsaikan gelar doktor ini. Saya bersyukur dengan doa dan dukungan mereka, saya bisa memastikan masa depan saya, termasuk masa depan untuk anak-anak saya,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password