Bandung Barat Raih Penghargaan Meritokrasi dengan Predikat ‘Baik’ dari KASN

Ketua KPK Firli Bahuri memberikan piagam penghargaan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, di Jakarta, Kamis 28 Januari 2021.

Bosscha.id– Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu dari lima ratus lebih Kabupaten/Kota di Indonesia, yang mendapatkan penghargaan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Penghargaan tersebut diraih lantaran KBB memiliki pengelolaan ASN berdasarkan kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang baik. 

Piagam Penghargaan Penerimaan Sistem Merit Bagi Intansi Pemerintah tahun 2021 tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan Kepala Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto, di Jakarta, Kamis 28 Januari 2021.

“Saya mengucapkan trimakasih atas upaya dan kerja keras semua jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi-fungsinya sebagai mana yang sudah diamanatkan. Apa yang kita dapat hari ini hendaknya menjadi motivasi dalam rangka meningkatkan kinerja,” kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Infografis: Bosscha.id

Anugerah KASN 2020, diketahui merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Bandung Barat melalui pengelolaan bidang kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

Selain KBB, kabupaten lainnya dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang berhasil meraih penghargaan meritokrasi adalah Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang dan Kabupaten Tasikmalaya. Adapun Provinsi Jabar sendiri menyandang predikat Sangat Baik dalam ajang penghargaan yang cukup bergengsi ini.

Baca Juga:   Mantap! Fly Over Padalarang Resmi Dibangun untuk Atasi Kemacetan

“Saya juga mendorong agar sistem merit di KBB bisa lebih dimaksimalkan lagi sehingga kategori serupa dengan pemprov Jabar bisa kita raih,” ujarnya.

Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN merupakan amanat utama dalam Undang-undang (UU) No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pada pasal 111 disebutkan bahwa untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) harus dilakukan melalui seleksi terbuka.

Hal ini dikecualikan bagi Instansi yang telah menerapkan Sistem Merit dalam Manajemen ASN nya dengan persetujuan Komisi ASN. Advertorial**

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password