Musda Golkar Kab Bandung Diundur 2 Kali, Benarkah Kondisi Internal Memanas?

Lambang Partai Golkar

Bosscha.id– Penundaan waktu pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak dan menjadi preseden buruk bagi partai berlambang pohon beringin tersebut. 

Kekalahan kader Partai Golkar pada kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung 2020 pun disinyalir menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kestabilan di internal partai jelang Musda. 

Panitia Musda yang sudah terbentuk dari para pengurus DPD Golkar Kabupaten Bandung saat ini akan mendesak DPD Golkar Provinsi Jawa Barat untuk segera melaksanakan Musda. 

Seperti diketahui agenda Musda Golkar Kabupaten Bandung yang sudah dua kali dinyatakan mundur, pada awalnya direncanakan dilaksanakan 24 Desember 2020, dan diundur menjadi 5 Januari 2021. Kemudian kembali diundur dengan waktu yang belum ditentukan. 

Menanggapi hal itu, politisi senior partai Golkar yang juga Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Jawa Barat, Yoga Santosa mengharapkan pelaksanaan Musda DPD Golkar Kabupaten Bandung bisa dilaksanakan secepatnya. 

“Inikan seperti yang ditenggarai bahwa kondisi yang sekarang viral seolah-olah tidak kondusif. Nah sekarang yang akan kita pertanyakan, tidak kondusifnya seperti apa? Karena sepengetahuan saya, Kabupaten Bandung kondusif dan siap melaksanakan Musda,” ujar Yoga saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa 5 Januari 2021. 

Yoga enggan berkomentar terkait adanya dugaan tidak kondusifnya internal DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung setelah kekalahan di Pilbup Bandung. 

“Saya bicara lurus dan objektif. Saya berada di tengah-tengah aturan. Lalu saya menilai secara politis, fakta kondisi objektif. Tapi kenapa Musda Kabupaten Bandung diundur sampai waktu yang belum ditentukan,” katanya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai bagian dari bidang organisasi dan salah satu yang diutus untuk Musda Kabupaten Bandung, pihaknya akan turun ke lapangan untuk menelusuri.

“Kalau ada isu terkait kondusifitas di Kabupaten Bandung. Saya secara pribadi mempertanyakan, kondusifitas dari sisi apa? Bahkan sekarang muncul isu lagi akan ditunjuk careteker,” ujarnya.

Padahal menurutnya, secara kesiapan DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung sebelumnya sudah menyatakan siap menggelar Musda.

“Seharusnya dilaksanakan karena Kabupaten Bandung sudah siap, terkecuali kalau sebelumnya ada pernyataan tidak siap. Selanjutnya dalam Juklak ditentukan, waktu deadline itu Januari. Kalau sampai akhir Januari tidak bisa melaksanakan, barulah dibentuk careteker,” pungkasnya.**

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password