Sempat Tutup Lama, Objek Wisata Dusun Bambu Mulai Dibuka Kembali

Bosscha.id

Bosscha.id-Setelah tutup selama sembilan bulan akibat pandemi Covid-19, objek wisata Dusun Bambu di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya kembali beroperasi.

“Kembali dibukanya Dusun Bambu ini pasti setelah ada perbaikan fasilitas terutama untuk mencegah pandemi Covid-19. Kita sembilan bulan tutup tentu ada tujuannya,” kata General Manager Dusun Bambu, Endy Tjahyadi, Kamis 17 Desember 2020.

Endy mengatakan, selama tutup, pengelola melakukan sejumlah perubahan terutama penambahan berbagai fasilitas pendukung protokol kesehatan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung

Adapun perubahan dan penambahan yang paling mencolok di Dusun Bambu yakni pembuatan wahana wisata ‘Lembur Urang’, dengan nuansa khas sunda yang sangat kental.

Lembur Urang dibangun dengan mengadopsi desain Kampung Naga di Banten dan Kampung Adat Ciptagelar di Sukabumi.

“Lembur urang juga diproyeksikan sebagai etalase dua kampung adat itu sehingga wisatawan tak perlu jauh-jauh.Di sini ada dua arsitektur yang kita adopsi, Kampung Naga dan Kampung Ciptagelar. Itu kita adopsi ya karena arsitekturnya unik dan memberikan kesan khas sunda. Kita ingin Lembur Urang bisa jadi etalase budaya sunda,” bebernya.

Tak hanya dari tata bangunannya saja, lanjut Endy bahkan pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan para pegawai yang berdandan ala orang lembur, lengkap dengan beberapa permainan tradisional sunda.

Baca Juga:   Ridwan Kamil Tegaskan Tersangka Siti Aisyah Bukan Kakak Iparnya

“Konsepnya desa wisata, karena ada permainan tradisional. Jadi pengunjung bisa nostalgia di sana. Ada tenant kotak musik, bisa grafier laser untuk cindera mata. Semua daya tarik itu bisa membuat masyarakat mengetahui kultur sunda secara utuh,” jelasnya.

Dusun Bambu saat ini juga dilengkapi dengan fasilitas wisata lainnya seperti Bike Track dengan pemandangan kebun bunga yang asri, serta Museum Galeri Flora Indonesia yang dilengkapi berbagai tanaman antik dan langka.

Sementara, untuk menikmati pengalaman berwisata sambil belajar, pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp 150.000. Pengunjung juga akan mendapatkan promo e-voucher sebesar Rp 50.000 jika melakukan pemesanan sebelumnya.

“Ada kenaikan harga tiket jadi Rp 150 ribu. Kalau early book ada cashback Rp 50 ribu. Kita ada market reposisi yang bergerak ke arah resort tourism bukan lagi mass tourism,” katanya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password