Di KBB, Bayar Tunggakan PBB Bakal Dapat Penghapusan Sanksi Administrasi

Bosscha.id

Penghapusan sanksi administrasi pembayaran PBB itu berlaku untuk semua besaran pajak tanpa terkecuali, mulai dari sanksi minimal sampai sanksi maksimal.

Bosscha.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan program penghapusan sanksi administrasi bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Penghapusan sanksi administrasi tersebut bakal diberikan bagi masyarakat wajib pajak yang memiliki tunggakan pembayaran PBB hingga tahun pajak 2019.

“Iya betul ada penghapusan sanksi administrasi PBB berdasarkan Perbup. Jadi mekanismenya itu satu hari selesai tapi melalui pengajuan dulu sebelumnya,” ungkap Kepala Bidang Pajak II pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Rega Wiguna.

Rega mengatakan program tersebut berdasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan PBB Perdesaan dan Perkotaan.

Adapun ia mencontohkan penghapusan sanksi administrasi itu jika ada wajib pajak yang memiliki pokok Rp 10 juta dengan tunggakan sejak tahun 1997 sampai 2019 dan memiliki sanksi Rp 2 juta, maka sanksi Rp 2 juta tersebut tak perlu dibayar.

“Kalau misalnya pokok yang harus dibayarkan itu Rp 10 juta dengan denda Rp 2 juta, maka yang Rp 2 juta tak perlu dibayar juga. Hanya perlu dilunasi saja tunggakan pokoknya,” jelasnya.

Infografis: Bosscha.id

Penghapusan sanksi administrasi pembayaran PBB itu berlaku untuk semua besaran pajak tanpa terkecuali, mulai dari sanksi minimal sampai sanksi maksimal.

“Untuk yang diberikan penghapusan sanksi administrasi itu dari nominal terendah sampai tertinggi, engga ada batasan jadi semua bakal dapat kemudahan itu,” tuturnya.

Tujuan dari pemberian penghapusan sanksi administrasi bagi wajib pajak tersebut yakni meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB.

“Target dari piutang saja Rp 10 miliar, belum dari penerimaan tahun berjalan. Jadi bisa mendongkrak PAD kita tahun ini. Ini juga upaya menginventarisir kondisi wajib pajak apakah aktif atau tidak. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi,” tandasnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password