2021 KBB Mulai Lanjutkan Pemerataan Pembangunan di Daerah

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan. Bosscha.id

Pasca Pembangunan 2020 Terhambat Covid-19

Bosscha.id– Di era pemerintahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan pemerataan pembangunan melalui sektor infrastruktur menjadi salah satu fokus utama. Hal itu untuk meningkatkan konektivitas dan merangsang pertumbuhan ekonomi di pelbagai daerah di KBB.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menegaskan setiap wilayah di KBB harus mendapat porsi yang sama dan rata dalam pembangunan. Hal tersebut dirasa penting agar KBB bisa menapak ke arah kemajuan dari semua wilayah.

“Pemerataan di KBB harus diwujudkan. Terutama wilayah KBB selatan yang keberadaanya masih jauh tertinggal dari wilayah utara. Maka dari itu, kita fokus menekankan pemertaan di sejumlah wilayah khususnya selatan ini,” kata Aa Umbara, Senin 9 November 2020.

Adapun Aa Umbara menyebut pemerataan pembangunan dimulai dari perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Menurutnya dengan perbaikan infrastruktur di sejumlah wilayah diharapkan akan muncul titik ekonomi baru.

“Kita berupaya bagaimana bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di semua daerah. Misalnya di KBB selatan, kita coba menggali keberadaan objek wisata baru yang memang memilik potensi untuk dikembangkan,” ujar Aa Umbara.

Menurut Umbara pemeretaan infrastruktur dengan cara melakukan konektivitas kawasan pariwisata baru penting dilakukan karena bisa mendorong pergerakan ekonomi di setiap daerah. 

Infografis Bosscha.id

Pembangunan Terhambat Covid-19

Meski demikian Umbara mengatakan upaya pemerataan pembangunan melaui perbaikan infrastruktur di sejumlah wilayah pada tahun ini tidak bisa maksimal akibat terhambat Covid-19. Sehingga perbaikan infrastruktur dilanjutkan tahun 2021.

Baca Juga:   Lima Strategi Pembangunan Era Aa Umbara dan Hengki Kurniawan

“Tahun ini kami tidak bisa merealisasikan pembangunan karena di refocusing anggaran imbas dari Covid-19.  Sehingga konsentrasi kami tahun ini pada penanganan untuk memutus mata rantai Covid-19,” katanya.

Apabila tidak ada wabah Covid-19, rencana awal Pemkab Bandung Barat pada 2020 seharusnya melakukan pelebaran jalan selain di sejumlah wilayah.  Hal itu dilakukan untuk mewujdukan konektivitas kawasan wisata baru mulai dari wisata Bukit Senyum, Lembang Dano, Sindang Geulis, di Kecamatan Cikalongwetan. Kemudian, Objek Wisata Buangan Cirata, dan Junghil di Kecamatan Cipeundeuy.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengecek perbaikan jalan di Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

2021 Dilanjutkan

Meski demikian pada 2021 mendatang rencananya beberapa ruas jalan akan diperbaiki. Itu meliputi Jalan Selacau-Cililin. Cililin-Sindangkerta, Sindangkerta -Celak, Celak-Gununghalu, Bunijaya-Cilangari, Cilangari-Cisokan dan pembangunan Jembatan Tajim. 

Adapun anggaran yang digunakan bersumber dari pinjaman daerah Pemkab Bandung Barat kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan alokasi mencapai Rp 285 miliar lebih.

“Dana pinjaman ke SMI tahun ini akan lelang dan tahun depan akan dimulai. Karena kalau kita mengandalkan APDB susah dan waktu lima tahun belum tentu selsai. Mudah-mudahan saja tahun 2021 untuk pembangunan bisa dioptimalkan kembali,” terang Umbara.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password