Sejarah 20 Oktober: Tanggal Sakral Bagi Presiden Republik Indonesia

Dok.Istimewa

Bosscha.id – Berdasarkan catatan sejarah, dari semenjak merdeka dari tangan penjajah hingga saat ini Negara Kesatuan Republik Indonesia telah dipimpin oleh tujuh orang Presiden. Mulai dari Sukarno hingga Joko Widodo (Jokowi).

Ketujuh Presiden tersebut pun dilantik setelah melalui proses politik yang berbeda-beda satu dengan yang lain, mulai dari Presiden pertama hingga Presiden ke tujuh. Namun, ada fakta menarik dari tanggal pelantikan sejumlah presiden yang pernah memimpin Indonesia dari masa ke masa.

Tiga dari tujuh presiden Indonesia yang pernah memimpin ternyata dilantik pada tanggal yang sama yaitu setiap tanggal 20 Oktober. Lalu, siapa sajakah Presiden yang dilantik pada tanggal tersebut.

Abdurrahman Wahid

Kemunculan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden RI ke-4 memang cukup mengejutkan, terlebih bagi warga NU. Alasannya, hingga detik-detik terakhir Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 1999, konsep capres lebih pada figur Habibie atau Megawati.

Di samping itu, PKB sebagai partai yang didirikan Gus Dur hanya menduduki peringkat ketiga dalam Pemilu. Alasan lain, tentu saja adalah masalah kesehatan. Hingga muncul Poros Tengah yang menjagokan Gus Dur kemudian terpilih jadi Presiden.

Gus Dur memenangkan pemilihan Presiden yang masih dilakukan oleh MPR. Gus Dur mengucapkan sumpah jabatan Presiden, saat belum terjadi amandemen UUD 1945. Saat itu Presiden dipilih oleh MPR dengan suara terbanyak. Supremasi MPR saat itu menempatkannya lebih tinggi dari Presiden dan Wakil Presiden. Gus Dur dipilih oleh MPR sebagai Presiden pada 20 Oktober 1999 dan langsung dilantik oleh MPR pada hari yang sama.

Bermula dari situlah maka tanggal 20 Oktober menjadi hari pergantian periode kekuasaan Presiden dan Wakil Presiden.

Susilo Bambang Yudhoyono

Pada periode 1999–2004 MPR mengamendemen Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) yang memungkinkan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.

Pemilu presiden dua tahap pada tahun 2004 kemudian dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan 60,9 % suara pemilih dan terpilih. Hal ini kemudian menjadikan SBY sebagai Presiden Indonesia ke-6, menggantikan Megawati yang naik ke kursi Presiden setelah dimakjulkannya Gus Dur.

Baca Juga:   Mantap! Fly Over Padalarang Resmi Dibangun untuk Atasi Kemacetan

Kemudian SBY pun tercatat sebagai presiden terpilih pertama pilihan rakyat, dan tampil sebagai Presiden Indonesia setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ia unggul dari Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi pada pemilu 2004. Pada pemilu selanjutnya, SBY juga terpilih lagi menjadi presiden yang memimpin Indonesia mulai 20 Oktober 2009 hingga 20 Oktober 2014 dan Boediono sebagai wakilnya.

Joko Widodo

Joko Widodo (Jokowi) resmi dilantik sebagai presiden ke-7 Republik Indonesia, bersama wakilnya, Jusuf Kalla (JK), pada 2014 silam. Setelah memenangkan Pemilu yang cukup sengit pada tahun 2014.

Kala itu, Jokowi-JK menjalani prosesi pelantikan di Ruang Sidang Paripurna I, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Senin 20 Oktober 2014. Seusai membacakan sumpah jabatan, Jokowi membacakan pidato perdana sebagai Presiden RI.

Melanjutkan amanat konstitusi, MPR RI juga menggelar pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin pada tanggal 20 Oktober 2019.

Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono, seperti dilansir hukumonline.com, mengatakan bahwa sampai kapan pun pelantikan Presiden-Wakil Presiden akan tetap pada tanggal 20 Oktober, selama konstitusi kita belum diubah. Oleh karena itu, pelantikan presiden selanjutnya sudah dipastikan akan digelar pada 20 Oktober 2024.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password