Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Perempuan di KBB

Credit: Shutterstock

Bosscha.id-Pelaku pemukulan terhadap seorang perempuan yang sempan terekam kamera CCTV hingga kemudian viral di media sosial di Kompleks Permata Cimahi, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat akhirnya berhasil diamankan polisi.

Pelaku berinisial NS (27), diamankan di kediaman orangtuanya di Kabupaten Cianjur. Ia diamankan pihak kepolisian kurang sehari setelah kejadian pemukulan itu viral di media sosial.

“Pelaku pemukulan yang rekaman CCTV-nya viral sudah kita amankan. Dia diamankan di rumah orangtuanya di Cianjur,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Ecep Karniman saat dihubungi, Senin 12 Oktober 2020.

Ecep mengatakan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu diketahui merasa sakit hati pada korban. Penyebabnya, ketika pelaku secara sengaja mematikan listrik di rumah korban kemudian dilaporkan ke pengurus RW setempat.

“Motif dia memukul korban ini karena sakit hati, karena sempat ditegur oleh Ketua RW terus identitasnya ditahan karena dia sempat mematikan listrik di rumah korban. Tapi pemukulannya tidak langsung setelah ditegur RW, jadi ada jeda beberapa hari,” terangnya.

Saat pelaku melihat korban berjalan seorang diri, ketika itu pula lah NS langsung melakukan penganiayaan pada korban dengan menghantamkan balok kayu ke kepala korban.

“Jadi dia menganiaya korban dengan menghantamkan balok kayu ke kepala korban. Tapi korban juga tidak luka parah, hanya memar dan langsung bisa beraktivitas lagi. Sementara pelaku kabur ke Cianjur sampai akhirnya berhasil kita amankan,” jelasnya.

Baca Juga:   Sejarah 27 Oktober: Dimulainya Kongres Pemuda II yang Jadi Pemantik Lahirnya Sumpah Pemuda

Seperti diketahui, sebelumnya dalam rekaman CCTV berdurasi 6 detik itu, terlihat seorang wanita yang tengah berjalan di kawasan permukiman. Tiba-tiba ada seorang pria mendekat sambil berlari kemudian menghantamkan balok kayu pada kepala wanita tersebut.

Pelaku pemukulan tersebut kemudian kabur ke arah ia sebelumnya datang. Sementara sang korban dibiarkan tergeletak di lokasi kejadian tanpa ada yang menolong.

“Adapun NS dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman 2 tahun penjara. Terancam 2 tahun penjara, karena korban juga tidak mengalami luka parah. Sekarang sudah beraktivitas lagi dan sudah sehat,”ujar Ecep.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password