Bupati Aa Umbara Sebut Gugus Tugas Covid-19 Jabar Keliru KBB Masuk Zona Merah

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna .Bosscha.id

Bosscha.id– Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna memandang masuknya Zona merah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) oleh Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat yang disampaikan Gubernur Ridwan Kamil dinilai tidak sesuai dengan fakta data Covid di KBB. Sebab, dari 16 kecamatan di KBB, hanya Kecamatan Padalarang yang saat ini berada di zona merah.

“Sebelumnya ada tiga kecamatan yang zona merah tapi KBB tidak masuk zona merah. Nah sekarang hanya satu kecamatan yang merah, malah KBB masuk zona merah. Ya aneh, saya gak terima,” kata Aa Umbara, di Ngamprah, Senin 5 Oktober 2020.

Beberapa pekan sebelumnya kasus Covid-19 di KBB lebih parah dari saat ini. Sebelumnya, ada tiga kecamatan yang masuk ke dalam zona merah namun KBB hanya dinyatakan zona oranye.

Namun pada Senin 5 Okteober hari ini, Ridwan Kamil mengumumkan KBB dengan Kota Bandung masuk zona merah. 

“Kan agak seram juga kalau KBB disebut masuk zona merah. Logikanya gini kecamatan yang zona hijau di KBB kan banyak, sedangkan yang merahnya cuma satu. Makanya kita protes kalau masuk zona merah,” katanya.

Dengan demikian, Umbara pun memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB untuk penjelasan dari Gugus Tugas Covid-19 Jabar. Sebab, ia menduga ada ketidaksamaan data Covid-19 KBB dengan Provinsi Jabar sehingga muncul kesimpulan zona merah.

Baca Juga:   Bakal Kena Biaya, WhatsApp Tidak 100% Gratis

“Saya sudah Instruksikan ke Dinkes untuk protes ke Jabar. Sekarang kita masih menunggu penjelasan dari Jabar gimana,” tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinkes KBB, Hernawan Widjajanto mengatakan, pihaknya sudah melayangkan permohonan data Covid-19 KBB di Provinsi.  Adapun saat ini Hermawan masih belum bisa komentar lebih lantaran dirinya belum mendapatkan data dari provinsi.

“Nanti kita lihat item-item, indikator selain jumlah apakah ada yang lain nanti kita cermati dulu. Sekarang belum bisa komen terhadap pernyataan Gubernur. Kan itu bahan evaluasi juga,” kata Hernawan.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password