2 Tahun Jejak Pemerintahan Aa Umbara-Hengki

Gubernur Jabar, Muhammad Ridwan Kamil saat bersalaman dengan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna usai proses pelantikan di Gedung Merdeka Kota Bandung, 20 September 2018 lalu.

Jalan Terjal di Tengah Wabah Covid-19

Bosscha.id– Pemerintahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan tepat berusia dua tahun pada 20 September 2020 kemarin.

Dua tahun sudah pasangan yang diusung oleh koalisi partai Nasdem, Demokrat, PKS dan PAN ini menakhodai Kabupaten paling bungsu di kawasan Bandung Raya. Namun dua tahun berjalan sejumlah program prioritas pemerintah Aa Umbara-Hengki Kurniawan terhambat akibat serangan pandemi Covid-19.

“Akibat Covid-19 ini banyak pembangunan yang terhambat. Banyak anggaran ditarik lagi oleh provinsi, DAK dari pusat juga tidak turun, terus lagi PAD menurun. Tahun ini kita tidak bisa berkerja secara maksimal,” kata Aa Umbara di Ngamprah, Senin 5 Oktober 2020.

“Kondisi ini terjadi bukan hanya di KBB saja. Tentu, saya sangat berharap di tahun ke tiga semua program kerja yang sudah tertuang di RPJMD bisa terealisasi. Insya Allah mulai 2021 kita bisa mulai start lagi,” tambahnya.

Infogarfis: Bosscha.id

Legacy 2 Tahun Pemerintahan

Meski demikian Aa Umbara tak patah arang. Dia mengaku tetap optimis dan siap dengan menunjukkan wujud legacy (produk unggulan) selama berada pemerintahannya.

Adapun politisi Nasdem ini menyebut selama dua tahun kepemimpinannya beberapa progres pembangunan sudah mulai tampak. 

“Tahun ini kita masih bisa membangun pasar Tagog Padalarang. Gedung dewan juga masih bisa dibangun. Ada juga rencana pembangunan flyover simpang Padalarang, pengerjaan jalan lingkar selatan dan jalan Cisarua-Cikalongwetan. Itu semua masih bisa kita bangun. Proyek-proyek monumental di KBB Insya Allah masih bisa kita bangun,” bebernya.

Baca Juga:   DPRD Jabar Ungkap Lima Persoalan Pemprov pada Musrembang 2022

Tidak hanya itu, mantan Ketua DPRD KBB dua periode ini juga mengemukakan bentuk keberhasilan lain di dua tahun pemerintahannya. Seperti di bidang kesehatan misalnya, ia mengatakan rumah sakit umum daerah dan puskesmas di KBB yang kini status pengelolaan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Termasuk keberhasilan KBB meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Selama 13 tahun kita menunggu akhirnya KBB bisa mendapatkan WTP. Ini wajib kita syukuri. Insya Allah setelah Covid-19 ini berakhir, semua bisa direalisasikan, termasuk parogram prioritas yang lainnya untuk masyarakat.” ujarnya.

Kebersamaan Aa Umbara Sutisna dan Hengki Kurniawan serta ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat dalam berbagai kegiatan yang sudah dijalani sejak dilantik 20 September 2018 lalu.  Istimewa.

Lebih lanjut Aa Umbara mengatakan, bahwa pemerintahannya siap menujukan komitmen terhadap pemerataan didukung oleh program-program pemerintah yang relevan.

“Pembangunan kewilayahan untuk mengatasi ketimpangan wilayah. Pengentasan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan, tentu itu juga menjadi agenda prioritas kita,” ucapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password