Mulailah Cintai Diri Sendiri, dengan 5 Cara Ini

Ilustrasi Bosscha.id

Setiap orang tentu pernah merasakan bagaimana rasanya mencintai orang lain, hingga kita bisa atau  mampu mengenali perasaan-perasaan yang muncul dalam bentuk hasrat yang kuat, kekaguman, dan ketertarikan emosional kepada orang lain.

Banyak psikolog yang sepakat bahwa mencintai dan dicintai itu sangat penting untuk kebahagiaan. Selain mencintai orang lain, banyak studi juga menunjukkan bahwa mencintai diri sendiri (self-love) adalah salah satu kunci bagi kesehatan mental. Namun faktanya banyak orang yang justru terjebak dalam sikap perfeksionisme, yang kadang membuat kita tidak bisa berdamai dengan diri sendiri, yang membuat mereka sulit mencapai perasaan bahagia. 

Perfeksionisme bisa juga diartikan sebagai sikap “terlalu keras pada diri sendiri” karena didorong oleh keinginan untuk menjadi yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar sepanjang waktu. Meski hal tersebut selintas terdengar baik, namun terlalu terobsesi dengan detail kesempurnaan juga kurang baik. 

Bahkan, ada beberapa penelitian yang telah menunjukkan, bahwa perfeksionis berisiko lebih tinggi terkena beberapa penyakit, baik fisik maupun mental. Umur yang lebih pendek, sindrom iritasi usus besar, fibromyalgia, gangguan makan, depresi, dan kecenderungan bunuh diri adalah beberapa dari efek kesehatan yang merugikan akibat perfeksionisme.

Selama ini, kita pasti sudah melewati perjalanan panjang untuk belajar cara mencintai orang lain dengan baik, bukan?. Akan tetapi, sudahkah kita belajar untuk mencintai diri sendiri?. Banyak di antara kita yang mungkin belum memahami istilah ini karena masih terasa asing bagi mereka.

Mempunyai kemampuan untuk mencintai diri sendiri adalah gabungan dari penerimaan diri dan, penguasaan diri, kesadaran diri, kebaikan hati, rasa hormat pada diri sendiri, dan “pembebasan” dari sikap perfeksionisme.  Maka berikut ini, Bosscha.id  telah merangkum beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri.

Perbaiki pandangan terhadap diri sendiri 

Cara memperbaiki pandangan terhadap diri sendiri bisa dimulai dengan menghilangkan keyakinan negatif Anda tentang diri sendiri. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk menghilangkan pikiran negatif tentang diri mereka sendiri. Pikiran negatif ini biasanya berasal dari orang lain yang kita hormati dan dari orang-orang yang cinta dan penerimaannya kita butuhkan. Dengan hilangnya keyakinan negatif akan diri sendiri, maka kesesuaian antara nilai dan tindakan yang dilakukan akan terwujud, dengan begitu Anda dapat merasa nyaman dengan diri sendiri. 

Jangan menuntut kesempurnaan

Seperti telah disebut di atas bahwa kita harus “terbebas” dari perfeksionisme, pasalnya ada orang-orang yang tidak bisa menerima diri sendiri karena merasa ada hal-hal yang tidak sempurna pada diri mereka. Jika Anda selalu ingin menjadi orang yang sempurna dan sering merasa negatif karena menganggap ada kekurangan pada diri Anda, coba lakukan tiga cara berikut; Mulailah dengan menghentikan kebiasaan berpikir tentang kesempurnaan, fokuskan diri dengan berusaha mencapai tujuan Anda, dan tetaplah berusaha.

Dengan mengalihkan fokus Anda dari hasil akhir (yang bisa dinilai dengan istilah “kesempurnaan”) kepada usaha untuk mendukung terlaksananya sebuah tugas (yang lebih sulit untuk diukur sebagai sesuatu yang “sempurna”), akan membuat Anda lebih mampu menghargai kerja keras Anda sendiri.

Apresiasi diri sendiri

Amat penting rasanya untuk merefleksikan kembali keberhasilan apa yang telah kita capai, sehingga Anda akan merasa bahwa segala upaya yang telah dilakukan bukanlah hal yang sia-sia, sekaligus sebagai pembuktian bahwa Anda telah berhasil melakukan sesuatu. Buatlah daftar mengenai hal-hal kecil yang ingin Anda capai serta kegiatan apa yang akan Anda pakai untuk “membayar” jika target itu terpenuhi.

Katakan kebenaran

Pada satu keadaan, kadang seseorang mempunyai kecenderungan untuk “tidak mengatakan yang sebenarnya” karena merasa takut dinilai tidak baik atau sekadar ingin menyenangkan dan memuaskan orang lain. Sikap seperti ini tentu buruk untuk kebahagiaan Anda sendiri. Maka, langkah strategis berikutnya untuk mencintai diri sendiri adalah dengan mulai mengatakan kebenaran tentang apa saja yang Anda rasakan atau pikirkan tanpa keraguan dan rasa khawatir terhadap respon atau penilaian dari orang lain. 

Meluangkan Quality Time untuk diri sendiri

Cobalah untuk sejenak rehat dari dan “meletakkan” beban pekerjaan atau rutinitas lainnya. Luangkan waktu untuk bersantai dan melakukan hal yang Anda sukai, serta cukupkan porsi tidur dan olahraga untuk merevitalisasi fisik Anda. Atau, lebih baiknya lagi, Anda juga melakukan latihan seperti mindfulness atau yoga atau meditasi untuk hubungkan kembali Anda dengan “diri tertinggi” Anda.


Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password