Mampukah Petani KBB Ambil Peluang Bisnis di Era Pandemi Covid-19?

Foto: shutterstock.com

Bosscha.id– Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus mendorong para petani di daerahnya memiliki kemampuan untuk mengolah hasil panen secara mandiri. Harapannya, para petani tidak akan dipusingkan dengan hasil produksi pasca panen di tengah kondisi pandemi Covid-19. 

“Petani perlu melakukan terobosan, diantaranya dengan memanfaatkan industri olahan hasil panen mereka. Startegi itu penting dilakukan ketika para petani harus dihadapkan dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Heru Budi Purnomo, kepada Bosscha.id, Rabu 16 September.

Dengan memaksimalkan kegiatan pasca panen dan memanfaatkan produk olahan, menurut Heru, itu juga diharapkan agar produk hasil panen bisa laku dipasarkan. Meski demikian ia menyebut, hanya beberapa jenis hasil panen pertanian holtikultura yang dapat dimaksimalkan agar bisa menjadi produk olahan.

“Yang bisa diolah itu mayoritas berasal dari tanaman holtikultura. Hanya saja karena ada beberapa sayuran tidak bisa tahan lama, maka kita akan terjun melatih para petani untuk mengolah sayuran agar bisa menjadi makanan tahan lama,” terang Heru.

Baca Juga:   Sejarah 18 September: Peristiwa Madiun, Musnahnya Kaum Tua dan Bangkitnya Kaum Muda PKI
Infografis: Bosscha.id

Lebih lanjut Heru menambahkan, apabila para petani berhasil dalam memproduksi olahan tersebut, maka pihaknya juga akan membantu untuk keperluan Izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT).

“Ini salah satu upaya kami dalam membantu petani pada saat Covid-19. Sehingga untuk pemasaran dan izin PIRT pun akan dibantu semua,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password