Sejarah 7 September: Asal Usul Mengapa Amerika Dijuluki Negara ‘Paman Sam’

Image : Shutterstock

Bosscha.id – Jika bicara soal Amerika Serikat (AS), tentu kita sudah taka sing lagi dengan istilah ‘Uncle Sam’ atau ‘Paman Sam’. Julukan yang melekat kepada Negara adidaya ini ternyata memiliki sejarah panjang, kenapa akhirnya nama Paman Sam ini melekat dengan Amerika.

Banyak orang meyakini jika sosok Paman Sam memang benar-benar pernah ada. Dia tokoh sungguhan yang hidup awal abad ke-19.

Menurut Bill Lawrence dalam Fascinating Facts From American History. “Paman Sam benar-benar pernah ada. Namanya Samuel Wilson dan dia merupakan seorang pengawas daging di sebuah perusahaan yang menyuplai daging untuk ransum tentara selama Perang Dunia I 1812,” tulis Bill.

Samuel Wilson diyakini lahir di Menotomy (kini Arlington), Massachussett, pada tahun 1766. Dia pernah jadi tukang batu sebelum akhirnya bekerja sebagai pengawas di perusahaan milik pamannya, Elbert Anderson, pengusaha daging yang memasok ransum militer AS dalam Perang 1812. Saat itu AS, yang mendeklarasikan perang pada 18 Juni 1812, mencoba merebut Kanada dari tangan Inggris.

Kisah Paman Sam bermula dari pengecapan logo pada drum-drum berisi daging ransum tentara. Logo yang terpampang di drum itu adalah US –ada yang menyebut “EA-US”, EA merujuk nama Elbert Anderson sementara US singkatan United State.

Suatu hari, salah seorang serdadu dengan nada kelakar bertanya kepada temannya tentang singkatan US tersebut. Temannya menjawab: mungkin Uncle Sam (Paman Sam). Suratkabar lokal lalu mengangkat kisah itu. Troy Post disebut-sebut sebagai yang pertama memberitakannya, yaitu pada 7 September 1813. Seketika nama Paman Sam pun menyebar dan diterima secara luas sebagai julukan dan personifikasi pemerintah federal AS.

Merujuk pada hari pertama pemberitaan tentang sosok Paman Sam, maka tanggal itu disepakati sebagai hari lahirnya julukan Negeri Paman Sam untuk AS. “Dengan cara ini, singkatan US memberi jalan bagi Paman Sam sebagai personifikasi pemerintah AS,” tulis Sondra Y Abel dalam Preparation for State Reading Assessments.

“Karakter tokoh Paman Sam terinspirasi sebuah iklan dari Inggris yang menggambarkan Lord Kitchener (panglima perang Inggris yang diangkat jadi pahlawan karena kemenangannya dalam pertempuran di Sudan),” tulis Jonathan Gabay dalam Soul Traders. Dalam poster itu telunjuk Lord Kitchener menuding, dan di bawahnya tertera kata-kata: “Your Country Needs You”.

Pada akhir 1860-an dan 1870-an, kartunis politik Thomas Nast mulai mempopulerkan citra Paman Sam. Nast yang terus mengembangkan citra, akhirnya memberi gambaran Paman Sam dengan janggut putih dan bermotif setelan bintang dan garis layaknya corak bendera AS.

Gambar Paman Sam yang paling terkenal juga diciptakan oleh seniman James Montgomery Flagg. Dalam versi Flagg, Paman Sam memakai topi tinggi dan jaket biru dan menunjuk lurus ke depan ke arah penonton. Selama Perang Dunia I, potret Sam dengan kata-kata “I Want You For The US Army” digunakan sebagai poster perekrutan.

Gambar yang menjadi sangat populer itu, pertama kali digunakan pada sampul Mingguan Leslie pada Juli 1916 dengan judul “Apa yang Anda Lakukan untuk Kesiapsiagaan?”. Poster tersebut didistribusikan secara luas dan kemudian digunakan kembali berkali-kali dengan keterangan yang berbeda.

Baca Juga:   Mantap! Fly Over Padalarang Resmi Dibangun untuk Atasi Kemacetan

Dan kisah tentang Paman Sam pun bertahan hingga kini. Samuel Wilson sendiri meninggal dunia dalam usia 88 tahun. Dia dimakamkan di pemakaman Oakwood di Troy, New York, kota yang menyebutkan diri sebagai “Rumah Paman Sam”.

Namun, tak sedikit yang meragukan kisah di balik Paman Sam ini. Cecil Adams dalam The Straight Dope, misalnya, menulis bahwa kisah itu tak pernah muncul di media cetak hingga 30 tahun setelah kejadian. Troy Post tahun 1813 juga tak pernah memberitakan tentang Wilson. Jauhnya jarak antara waktu kejadian dan pemberitaan menyebabkan misinterpretasi dan ingatan yang cacat.

Menurut etimolog Barry Popik dalam websitenya barrypopik.com, penjelasan detail mengenai asal-usul Paman Sam berasal dari koran New York Gazette edisi 12 Mei 1830. Tapi dia berkesimpulan kisah Samuel Wilson merupakan sebuah mitos, bukan asal dari simbol resmi Paman Sam. Popik punya beberapa alasan. Antara lain, penulis di Gazette New York adalah anonim. Dan tak satu pun koran di Troy maupun Albany yang menyebutkan Samuel Wilson.

Pemerintah AS tak mau ambil pusing soal asal-usul Paman Sam. Kongres menetapkan sebuah resolusi pada 15 September 1961 yang menyatakan Paman Sam sebagai simbol negara dan Samuel Wilson adalah nama di balik Paman Sam.

“Dengan sejujur-jujurnya, tampaknya tak ada seseorang yang benar-benar mengetahui Paman Sam secara pasti. Rakyat Amerika Serikat terpaksa harus menjalani hidup tanpa tahu dari mana asal julukan untuk negeri mereka yang paling terkenal,” tulis Isaac M. McPhee, lulusan Sastra Inggris di Western Washington University, dalam “Uncle Sam: A Brief History of America’s Greatest Symbol” yang dimuat americanhistory.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password