Pembangunan di KBU Semakin Masif, Begini Sikap Tegas Bupati Aa Umbara

Kondisi Kawasan Bandung Utara semakin mengkhawatirkan. Bosscha.id

Bosscha.id– Pemerintah Kabupaten Bandug Barat akan melakukan verifikasi langsung terhadap keberadaan bangunan-bangunan yang berdiri tanpa memiliki izin pendirian bangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU). Berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat, kondisi KBU sudah sangat mengkhawatirkan akibat masifnya betonisasi di KBU bahkan banyak diantaranya yang tidak berizin.

“Menjaga KBU itu bukan tanggung jawab provinsi saja, KBB juga tetap bertanggungjawab untuk melestarikan KBU karena pusatnya konservasi air. Pemda juga sudah turun, kita terus cek ke lapangan karena,” ungkap Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Jumat (7/8/2020).

Lima kecamatan di KBB masuk KBU seperti Kecamatan Lembang, Parongpong, Cisarua, Ngamprah, sampai sebagian wilayah Cikalongwetan. Adapun khusus lima kecamatan tersebut, pihak Pemda melakukan filterisasi pengajuan permohonan pembangunannya. 

“Pemerintah daerah tidak mungkin mengeluarkan izin untuk KBU tanpa rekomendasi provinsi,” kata Aa Umbara.

Mengingat kondisi KBU sangat mengkhawatirkan, Aa Umbara meminta kerjasama antara Pemda dan Pemprov bisa lebih baik dalam berbuat untuk KBU dengan cara lebih teliti dalam merekomendasikan maupun mengeluarkan izin pembangunan di KBU.

Baca Juga:   157 Pegawai KPK Mengundurkan Diri Selama Periode 2016 - 2020

“Kami harap, untuk menjaga KBU ini bisa sama-sama. Dari provinsi pun harus lebih teliti mengeluarkan rekomendasi,” ujarnya. 

Infografis Bosscha.id

Masifnya pembangunan-pembangunan beton di KBU ini berakibat kawasan resapan semakin berkurang, lahan kawasan lindung semakin berkurang, dan banjir di cekungan Bandung semakin bertambah dan semakin meluas. 

Dengan luas lahan mencapai 42.315,32 hektare 70 persen lahan KBU atau sekitar 28 hektare rusak akibat alih fungsi lahan. Saat ini fungsi KBU berubah dan rusak setelah dijadikan sarana komersil seperti hotel, apartemen, perumahan mewah, perumahan mewah skala besar, wisata, dan juga pembangunan-pembangunan lainnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password