Tak Hanya di Lebanon, Berikut Ini 5 Kasus Ledakan Besar yang Pernah Terjadi Akibat Amonium Nitrat

Ilustrasi Bosscha.id

Bosscha.id – Ledakan besar di Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat berhasil  perhatian publik, tak terkecuali para warganet.  Sekitar 73 orang dilaporkan meninggal dunia dan 3.700 orang terluka dalam insiden ledakan tersebut.

Dilaporkan pula ledakan tersebut ternyata menimbulkan guncangan yang setara dengan gempa bumi berkekuatan 3,3 magnitudo. Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab mengungkapkan ledakan tersebut disinyalir akibat 2.750 ton amonium nitrat. Diab menambahkan, pupuk pertanian tersebut telah disimpan selama bertahun-tahun di dalam gudang penyimpanan.

Zat kimia yang juga dikenal sebagai NH4-NO3 adalah senyawa yang sangat eksplosif dan digunakan dalam pupuk pertanian dan dinamit. Jika bahan kimia disimpan dalam jumlah besar, ledakan dapat menyebabkan bencana besar dengan banyak korban.

Peristiwa ledakan dengan senyawa itu bukan kali pertama terjadi, beberapa negara pun pernah mengalami peristiwa serupa.. Dikutip dari sputniknews,berikut ini lima ledakan ammonium nitra yang pernah terjadi.

Ledakan Gudang di Tianjin, China

Dua ledakan besar terjadi di gudang-gudang industri di kota pelabuhan Tianjin, diikuti oleh kebakaran pada 12 Agustus 2015. Peristiwa itu menyebabkan 110 personel darurat dan 55 warga serta karyawan tewas, lebih dari 790 orang terluka, dan delapan mayat belum ditemukan.

Menurut pihak berwenang, ledakan itu dipicu oleh barang-barang mudah terbakar yang disimpan di samping bahan kimia berbahaya, termasuk amonium nitrat dan natrium sianida. Kecelakaan itu mengakibatkan puluhan ribu orang mengungsi, menyebabkan kerusakan yang diperkirakan bernilai 1,5 miliar dolar AS. Pelepasan bahan kimia beracun ke udara menyebabkan diberantasnya kehidupan laut di dekat lokasi ledakan.

Mobil dan Kereta Api di Ryongchon, Korea Utara

Mobil-mobil yang mengangkut pupuk nitrogen, yaitu amonium nitrat, serta tanker kereta api berisi bahan bakar cair meledak di stasiun kereta api Ryongchon Korea Utara pada akhir April 2004. Sedikitnya 162 orang tewas dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka. 

Gelombang ledakan merusak bangunan di dekatnya, meninggalkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Media berspekulasi bahwa ledakan Ryongchon adalah rencana pembunuhan yang menargetkan pemimpin negara saat itu, Kim Jong-il, yang keretanya seharusnya melewati stasiun pada hari itu.

Kapal Grandcamp di Texas, AS

Kecelakaan industri paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat terjadi di Galveston Bay di Port of Texas City pada 16 April 1947. Peristiwa itu terjadi setelah seseorang melemparkan rokok ke kapal SS Grandcamp yang mengangkut sekitar 2.300 ton amonium nitrat.

Baca Juga:   Pelaku Penusukan di Prancis Terkait Kartun Nabi Ditangkap

Ledakan di Grandcamp memicu reaksi berantai pada kapal-kapal lain yang berlabuh di pelabuhan dan di kilang minyak di dekatnya. Peristiwa itu mengakibatkan setidaknya 581 orang tewas dan sekitar 3.500 lainnya terluka. Ledakan itu juga memberikan efek pada dua pesawat yang melintas.

Ledakan Pabrik BASF di Oppau, Jerman

Pada tanggal 21 September 1921, sebuah menara silo yang menyimpan sekitar 450 ton pupuk amonium sulfat dan amonium nitrat meledak di pabrik BASF di Oppau. Sekitar 500 hingga 600 orang meninggal dan melukai sekitar 2.000 lainnya.

Dahsyatnya ledakan itu pun terasa hingga bermil-mil jauhnya, mencapai Frankfurt dan meninggalkan kawah di lokasi ledakan. Sebelum ledakan terjadi, pabrik telah berhasil menggunakan campuran 50:50 amonium sulfat dan amonium nitrat lebih dari 20.000 kali, tetapi pada hari ledakan, proporsi yang diperlukan tampaknya terdistorsi. Maka terjadilah kejadian nahas itu.

Ledakan Pabrik AZF, Perancis

Pada 21 September 2001, sebuah ledakan besar terjadi di sebuah pabrik petrokimia, AZF, di dekat kota Toulouse, Perancis selatan. Setidaknya 17 orang meninggal akibat ledakan di pabrik AZF. Pabrik ini merupkan produsen produk kimia pertanian terbesar di Prancis dan terbesar ketiga di Eropa. Selain korban meninggal, terdapat 240 orang terluka dan 30 di antaranya mengalami luka serius. Ledakan di zona industri di pinggiran Toulouse ini terjadi sekitar pukul 10.20 waktu setempat. Menurut keterangan polisi, indikasi awal menyatakan ledakan itu tidak disengaja. Pabrik yang sama adalah tempat ledakan amonia pada 1998.


Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password