Covid-19: Tak Pakai Masker di KBB Siap-siap Kena Denda

Ilustrasi memakai masker (Freepik)

Bosscha.id– Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berencana menerapkan denda bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik tanpa mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19. Penerapan denda senilai Rp 150 ribu sebagai langkah tegas dalam mendisplinkan warga agar mencegah penyebaran Covid-19.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna memastikan pihaknya akan mengikuti penerapan denda yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tersebut.

“Kita akan mengikuti arahan Provinsi Jawa Barat soal denda, karena sebetulnya kita juga merencanakan seperti itu. Masker kan wajib, cuma selama ini belum ada dendanya,” ungkap Umbara saat ditemui, Selasa (14/7/2020).

Pemberlakuan denda tersebut akan dilakukan selama 14 hari dan dimulai pada 27 Juli 2020. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Aa Umbara berharap masyarakat di KBB terus menerapkan protokol kesehatan termasuk penggunaan masker saat melakukan aktivitas di ruang publik atau bepergian kemanapun.

“Pakai masker itu wajib untuk mencegah penularan, bukan hanya disiplin saat ada denda. Harus terus diterapkan sampai kondisi benar-benar aman. Karena gubernur baru menerapkan denda, nah kita akan mengikuti,” katanya.

Baca Juga:   Ribuan Warga Kabupaten Malang Terdampak Gempa
Infografis Bosscha.id

Saat ini KBB berada di zona biru penyebaran kasus Covid-19. Pihaknya berharap bisa segera memasuki zona hijau lantaran pasien positif Covid-19 hanya tersisa 10 orang.

Selain itu, dua pasien positif yang sedang menjalani isolasi di masjid Ash Siddiq milik Pemkab Bandung Barat pun akan segera dipindahkan ke rumah sakit agar aktivitas keagamaan bisa segera dilaksanakan lagi.

“Kita sekarang ada di zona biru, kemarin sempat masuk zona kuning tapi itu kan ada kesalahan. Harapannya segera masuk zona hijau, karena kasus positif kan sisa sedikit,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password