Jurus KBB Tarik Wisatawan Pasca Babak Belur Terimbas Corona

Ilustrasi Bosscha.id

Bosscha.id– Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai menyusun berbagai skenario untuk mempercepat langkah pemulihan sektor pariwisata usai terdampak pandemi Covid-19. Sebagai upaya memulihkan sektor tersebut, sejumlah protokol kegiatan pun mulai disusun.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menuturkan, pemerintah daerah serius akan membantu pelaku usaha agar pulih dari keterpurukannya pasca penyebaran pandemi Covid-19.

Aa Umbara optimis, di era new normal sektor pariwisata salah satu sektor yang berpeluang bangkit lebih cepat. Hal ini mengingat, Kabupaten Bandung Barat yang memiliki daya tarik keindahan alam dan beragam destinasi wisata. 

“Bandung Barat menjadi salah satu daerah yang lebih dulu membuka sektor pariwisata. Sekarang bagaimana travel-travel bisa kembali masuk ke KBB,” kata Aa Umbara saat membuka Sosialisasi Wisata di Era New Normal bersama Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia di Taman Wisata Grafika Cikole (TWGC), Selasa (30/06/2020) kemarin.

Skenario yang dilakukan saat ini yakni menaikan angka kunjungan wisatawan ke objek wisata di Kabupaten Bandung Barat yang sebelumnya dibatasi 30 persen menjadi 50 persen.  Namun demikian Aa Umbara tmasih belum berani membuka ruang bagi wisatawan luar Jawa Barat untuk berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat. 

“KBB sudah masuk zona biru. Sehingga kunjungan wisata diperbolehkan sampai 50 persen setelah sebelumnya dibatasi hanya 30 persen,” ucapnya.

“Ke depan, KBB siap menerima wisatawan dari berbagai daerah ketika semuanya betul-betul pulih. Tapi tetap, saya harus mengkomunikasikan dahulu dengan pak Gubernur,” tambah politisi Nasdem ini.

Menurut Umbara, sektor pariwisata merupakan lokomotif perekonomian KBB. Sehingga ia berharap aktivitas objek wisata dapat kembali berjalan normal. 

“Saya berharap, orang-orang yang bergantung hidupnya pada dunia pariwisata bisa bangkit dari keterpurukan,” ujarnya.

Wakil Ketua Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) Tjahyo Wibowo mengatakan pengusaha PO Bus Pariwisata di Jakarta dan sekitarnya berharap pemerintah daerah bisa membuka objek wisata untuk wisatawan luar Jawa Barat. 

Baca Juga:   Kabar Baik, 3.586 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Apalagi selama pandemi kata dia, pengusaha transportasi wisata mengeluhkan tidak mendapatkan pemasukan sama sekali lantaran ditutupnya objek wisata selama tiga bulan. 

“Sangat terdampak, sekarang juga masih sepi. Mudah-mudahan di new normal ini bisa kembali normal. Kemarin tidak ada pemasukan, kami harapkan relaksasi. Kami mengharapkan wisata di KBB bisa menerima wisatawan luar Jabar, terutama Jakarta,” harapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati mengatakan, sektor pariwisata KBB terus berbenah di era new normal ini. 

“Sektor pariwisata salah satu yang menjadi prioritas untuk segera berbenah. Secara domino efek pariwsata itu lebih cepat memulihkan ekonomi di KBB. Walau demikian, saat new normal semua pelaku wisata tetap harus memperhatikan sustainable and responsible tourism, ” kata Sri.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD KBB, Sundaya terus mendorong pemerintah daerah untuk menata sektor pariwisata. Terlebih menurutnya, pariwisata menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daearh (PAD) KBB.

“Sektor pariwisata memiliki bagian penting dari pertumbuhan ekonomi, mulai dari destinasi wisata, perhotelan, kuliner dan budaya. Termasuk saat ini cukup banyak para pekerja yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai mata pencahariannya,” ungkapnya.

Infografis Bosscha.id

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password