Sejarah 12 Juni: Mike Tyson Menyatakan Pensiun Dari Dunia Tinju

Pukulan Mike Tyson selalu berhasil menumbangkan lawan dibawah 3 ronde (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Siapa yang tak kenal dengan sosok petinju legendaris dunia, Mike Tyson. Petinju yang dijuluki ‘Si Leher Beton’ ini mengawali karir tinjunya sejak tahun 1985. Dia mencatatkan 58 pertarungan dengan menang 44 kali dan hanya kalah 6 kali.

Selama kariernya, Tyson tercatat mampu mengawinkan semua gelar Juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF termuda sepanjang sejarah. 

Pria kelahiran New York, 30 Juni 1966, itu diakui juga sebagai salah satu petinju paling buas dan punya pukulan terkuat di dunia. Nama Tyson juga masuk dalam Hall of Fame tinju dunia bersama Muhammad Ali, Flyod Patterson, dan George Foreman.

Mantan pelatih Tyson, Teddy Atlas mengungkapkan, Tyson sudah memiliki naluri mengerikan sejak usia 12 tahun. Tyson yang masih kecil saat itu sudah memiliki otot dan pukulannya yang sangat kuat jika dibandingkan dengan anak lain seusianya.

Bahkan, Tyson pernah menjalani latihan dengan bertanding melawan petinju dewasa yang berusia 27 tahun. Atlas menceritakan kecemasannya jika menggunakan lawan uji tanding Tyson, petinju yang sesusianya.

Namun semua cerita tentang kejayaan karir bertinjunya harus terhenti pada tahun 2005. Pada 11 Juni 2005, Tyson melakoni pertandingan terakhirnya sebagai petinju profesional. Mike Tyson menghadapi journeyman (petinju yang cakap tetapi tidak istimewa), Kevin McBride, di MCI Center, Washington D.C, AS.

Tyson sudah tak berada dalam performa terbaiknya menjelang duel melawan McBride. Dua dari tiga duel terakhir Tyson berakhir dengan kekalahan KO. Aura juara dalam diri Mike Tyson semakin luntur setelah dia dibuat tidak berdaya oleh Kevin McBride dalam pertandingan itu.

Baca Juga:   Sejarah 4 Juli: Partai Nasional Indonesia, Partai Politik Tertua di Indonesia

Dalam pertandingan itu, Kevin McBride mampu menghadirkan kesulitan-kesulitan bagi Mike Tyson dengan keunggulan postur tubuh lebih besar yang dimilikinya. Tak ayal, Si Leher Beton pun merasa frustrasi lantaran tidak bisa mencari celah untuk melancarkan serangan yang lebih mematikan kepada Kevin McBride.

Akibatnya, Mike Tyson kehabisan akal dan akhirnya memilih mundur pada ronde keenam, kendati masih unggul dalam penilaian dewan juri dan kemenangan jatuh kepada petinju asal Irlandia tersebut. Kekalahan itu tentu menjadi perpisahan yang menyakitkan bagi Mike Tyson.

Di sisi lain, kemenangan ini mampu mendongkrak rasa percaya diri Kevin McBride yang sebelumnya mengemas empat kekalahan dari total 38 laga sebelum jumpa Mike Tyson.

Seperti yang sudah diketahui, akibat dari kekalahannya itu, esok harinya pada 12 Juni 2005 atau hari ini 15 tahun yang lalu. Tyson akhirnya membuat keputusan untuk memilih mundur dan menutup kariernya sebagai petinju profesional.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password