Sejarah 28 Mei: Nazi Mendirikan Pabrik Mobil Volkswagen

Pembuatan body iconic VW beetle (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Sama halnya dengan merk mobil lain seperti Jeep, Piaggio, dan Toyota, kisah mobil Volkswagen (VW) yang melegenda ini pun dimulai dengan produksi kendaraan untuk kebutuhan armada perang.

Berawal dari pabrik di Jerman yang rusak akibat bom Inggris pada Perang Dunia II. Dari sana, sebuah mobil unik dilahirkan dan dikirim ke seluruh dunia pada 1945. Mobil ini adalah Volkswagen Tipe 1 atau yang dikenal sebagai Beetle—kendaraan pertama yang diproduksi oleh pabrik yang berlokasi di kota Wolfsburg.

Ide Volkswagen pertama kali dicetuskan Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman, yang menginginkan kendaraan berkualitas yang andal serta terjangkau. Dalam bayangan sang diktator, Volkswagen merupakan sebuah sedan kecil yang dapat berlari 100 km/jam di sepanjang Autobahn, jalan tol yang baru saja selesai dibangun di negara itu.

Namun sayang, karena perang akhirnya produksi mobil ini harus tertunda. Padahal, sejak pertemuan antara Hitler dengan insinyur Austria, Ferdinand Porsche, blueprint dari Volkswagen sudah ada sejak tahun 1934. Dan pada 28 Mei 1937, tepat hari ini 83 tahun lalu, Volkswagen akhirnya didirikan.

Perusahaan pembuat mobil ini dikenal sebagai “Gesellschaft zur Vorbereitung des Deutschen Volkswagens mbH”. Tidak lama setelah itu, namanya diubah menjadi “Volkswagenwerk” atau Perusahaan Mobil Rakyat. Dan hingga kini, Volkswagen masih berinovasi dalam meluncurkan produk otomotif kepada masyarakat dunia.

Perusahaan Gesellschaft zur Vorbereitung des Deutschen Volkswagens mbH berdiri dan menjawab semua pertanyaan masyarakat akan hadirnya mobil murah. Perusahaan ini sepenuhnya dioperasikan oleh warga Jerman yang tergabung dalam Front Buruh Jerman (Deutsche Arbeitsfront), sebuah organisasi milik Nazi.

Ferdinand Porsche yang diberi tanggung jawab sebagai insinyur perusahaan ini. Dia memiliki peran untuk memberikan sentuhan desain dan mengontrol perkembangan dari awal dari industri ini. Tak lama setelah itu, perusahaan mulai mengembangkan dan memproduksi massal kendaraan yang terjangkau dengan harga murah.

Karena bertujuan untuk mobil rakyat, perusahaan menjualnya dengan harga kurang dari 1.000 mark Reich atau sekitar 140 dollar ketika itu. Tak lama setelah itu, mobil mulai dibuat oleh perusahaan dan mobil mulai dipamerkan. Mobil ini kali pertama dipamerkan di Berlin Motor Show pada 1939.

Ilustrasi Bosscha.id

Pecahnya Perang Dunia II pada 1939 terjadi sebelum produksi massal mobil itu dapat dimulai. Sebab, pabrik dirancang ulang untuk memproduksi peralatan dan kendaraan militer. Dilansir dari History, sekitar 20.000 pekerja paksa, tahanan perang, dan kemudian juga tahanan kamp konsentrasi bekerja di pabrik.

Baca Juga:   Sejarah 7 Juli: Ringo Starr, Sang Perekat Emosional yang Menyatukan The Beatles

Keterlibatan Volkswagen membuat pabriknya menjadi sasaran bagi pengebom Sekutu. Pada masa akhir perang, pabrik itu hancur. Setelah perang berakhir, Sekutu berupaya membangkitkan industri otomotif Jerman ini. Inggris memegang penuh kendali atas pabrik ini dan produksi massal dimulai pada 1946.

Kontrol perusahaan dipindahkan pada 1949 ke Pemerintah Jerman Barat dan negara bagian Lower Saxony. Produksi Volkswagen berkembang pesat pada 1950-an ketika memperkenalkan van Transporter dan Karmann Ghia yang merupakan tipe coupe.

Sesuai namanya yang secara harfiah berarti “mobil rakyat”, Volkswagen benar-benar menjadi ‘mobil rakyat’ dan sekaligus menjadi mobil paling ikonik di seluruh dunia. Mulai dari anak-anak kuliah hingga para hippies sangat menyukai mobil ini.

Pada 1959, mobil VW tipe Beetle mulai dikampanyekan penjualannya ke seluruh penjuru dunia. Melalui kampanye pemasaran ini, banyak konsumen yang terpikat akan desain yang mungil dan memberikan keuntungan tersendiri bagi pengendaranya.

Di Amerika Serikat sendiri VW bahkan menjadi mobil buatan luar negeri terlaris di Negeri Paman Sam itu sepanjang tahun 1960-an. VW memang sempat menghentikan penjualan Beetle di akhir 1970-an, tetapi mereka kemudian melanjutkan produksi untuk Meksiko dan Amerika Latin.

Pada 1960, Pemerintah Jerman menjual 60 persen saham Volkswagen kepada publik. Dua belas tahun kemudian, Beetle melampaui rekor produksi 15 juta kendaraan di seluruh dunia Dengan desain Beetle yang relatif tidak berubah sejak 1935, menjadikan penjualan menurun pada awal 1970-an.

VW bangkit kembali dengan memperkenalkan model Golf. Pada 1998, perusahaan mulai menjual “New Beetle” yang memiliki desain lebih modern lagi dari pendahulunya. Setelah hampir 70 tahun, lebih 21 juta unit diproduksi. VW asli terakhir diluncurkan di Puebla, Meksiko, pada 30 Juli 2003.

Di ranah global, Volkswagen sedang bersiap membuat gebrakan baru. Bersama Ford, VW beraliansi untuk mengembangkan sebuah pikap, kendaraan niaga, dan menjajaki kolaborasi pada kendaraan otonom serta listrik.


Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password