Angka Kehamilan di KBB Selama Covid-19 Tak Ada Lonjakan, Ternyata Ini Alasannya

ilustrasi hamil(shutterstock)

Bosscha.id- Peningkatan angka kehamilan pasangan usia subur di Kabupaten Bandung Barat berpotensi meningkat selama Covid-19. Namun sampai saat ini peningkatan ibu hamil di KBB belum terlalu signifikan.

“Di KBB tidak banyak melonjak karena program Keluarga Berenca (KB) cukup berjalan baik. Tapi, selama melaksanakan Work From Home (WFH) atau melakukan aktivitas di rumah potensi kehamilan pasti tetap ada,” kata Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bandung Barat, Yeti Heryani saat dihubungi, Bosscha.id, Senin (11/5/2020).

Menurut Yeti, saat ini pihaknya masih belum bisa mengitung secara prsentase angka kehamilan tersebut. Adapun saat ini pihaknya masih mendata jumlah laporan angka kehamilan dari bidan-bidan yang ada di KBB. 

“Data lagi kita kumpulkan dari beberapa bidan. Setelah terkumpul jelasnya dan resminya, nanti ada di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KBB,” terang Yeti.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A KBB, Eriska Hendrayana menjelaskan, tidak terlalu signifikannya angka kehamilan di KBB karena sejumlah program KB bagi angka pasangan subur seperti program IUD (Intrauterine device), kondom, suntik KB, dan pil KB selama pandemi Covid-19 berjalan dengan baik. 

Baca Juga:   Cari Dana untuk PPKM Mikro, Kades di KBB Dibuat Pusing Tujuh Keliling

“Mungkin kita berbeda dengan daerah lain, karena selama Covid-19 ada pembatasan operasional pelayanan. Tapi di KBB tidak, semua pelayanan bidan tetap buka. Faktor lainnya mungkin startegi melaui kampanye-kampanye program KB juga yang memang cukup berhasil di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Eriska menyarankan, walaupun selama pandemi corona, pasangan subur tetap fokus menjalankan program KB.

“Adanya Covid-19 ini jangan sampai jadi halangan bagi para pasangan subur untuk tetap menjalankan program KB,” katanya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password