Sedih, 4 Tradisi Ramadhan Ini Hilang di Tahun Ini

Ramadhan tahun ini kita lebih akreba dengan masker (Bosscha.id)

Bosscha.id – Bulan suci Ramadhan telah tiba, seluruh umat muslim Indonesia sudah melaksanakan ibadah puasanya terhitung sejak Jumat 24 April 2020. Namun, ditengah pandemi virus corona seperti saat ini, tentu saja bulan puasa tahun ini tidak akan sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai imbauan dan larangan terkait penularan virus corona tentu saja membuat beberapa tradisi-tradisi yang kerap kali dilakukan setiap bulan puasa, terpaksa tidak dilakukan di tahun ini. Dan berikut ini adalah beberapa tradisi di bulan Ramdhan yang pasti akan berbeda di tahun ini.

Ngabuburit Sambil Berburu Takjil

Tradisi Ngabuburit atau berkeliling pada waktu sore hari menjelang waktu berbuka puasa untuk berburu takjil merupakan salah satu momen paling ditunggu-tunggu pada saat bulan puasa. Akan tetapi, dimasa pandemi corona seperti saat ini, tradisi ngabuburit dihimbau untuk tidak dilakukan. Karena bisa menimbulkan keramaian, maka ada kemungkinan, pedagang takjil musiman pun akan jarang kita temui pada bulan puasa tahun ini.

Buka Puasa Bersama

Salah satu tradisi yang selalu dinanti saat Ramadhan, apalagi kalau bukan buka bersama alias bukber. Berkumpul bersama keluarga dan teman untuk bukber tahun ini kemungkinan besar tidak bisa dilakukan. Selain karena bisa menimbulkan kerumunan, beberapa rumah makan, cafe atau restoran yang kerap dijadikan tempat untuk bukber ini dilarang oleh pemerintah untuk menyediakan fasilitas makan di tempat.

Sahur On The Road

Saat bulan Ramadhan biasanya banyak komunitas atau organisasi yang mengadakan acara sahur on the road untuk membagikan makanan sahur kepada orang-orang yang tidak mampu. Tentu saja dengan adanya imbauan jangan keluar rumah dan mengingat sahur on the road bisa memancing keramaian. Acara yang selalu ada setiap Ramadhan ini kemungkinan juga akan hilang selama bulan Ramadhan tahun ini.

Mudik ke Kampung Halaman

Bagi para perantau, tradisi mudik atau pulang kampung merupakan momen yang paling dinanti, karena ini adalah ajang silaturahmi bersama sanak saudara di kampung. Tradisi mudik yang biasanya dilakukan saat menjelang Idul Fitri. Dan untuk tahun ini sepertinya keinginan sepertinya ditunda dulu. Terlebih Pemerintah sudah mengeluarkan keputusan akan larangan untuk melakukan mudik.

Karena saat mudik, potensi penularan COVID-19 akan naik berkali lipat. Pasalnya para pemudik berpotensi menjadi pembawa virus dari daerah yang telah terpapar corona. Terlebih jika daerahnya termasuk zona merah, itu akan menjadi sumber penularan. Jadi, jika Anda sayang dengan keluarga di kampung halaman, sebaiknya menahan diri untuk mudik.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password