Sejarah 22 April: Diperingati Sebagai Hari Bumi Internasional

Bosscha.id – Terhitung sejak tahun 1970, tanggal 22 April diperingati sebagai hari bumi. Warga dunia, khususnya para pecinta lingkungan merayakan Hari Bumi Sedunia. Perayaan ini adalah salah satu bentuk kepedulian masyarakat dunia terhadap kondisi Bumi dari kerusakan.

Perayaan Hari Bumi mulai dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson yang juga seorang pengajar lingkungan hidup. Kebetulan tanggal itu dipilih karena bertepatan pada musim semi di belahan Bumi utara dan musim gugur di belahan Bumi selatan.

Peringatan Hari Bumi ini juga dipicu dengan berbagai peristiwa lingkungan hidup yang terjadi di Amerika Serikat. Salah satunya dengan kasus tumpahan minyak di Santa Barbara, California pada 1969. Nelson pun kemudian berinisiatif untuk menjadi pengajar dan mendidik masyarakat sekitar tentang lingkungan.

Kemudian Nelson pun merekrut Denis Hayes, lulusan baru Stanford University yang aktif di dunia politik sebagai koordinator nasional dan membujuk Pete McCloskey dari California menjadi wakil ketua.

Dengan staf awal yang berjumlah 85 orang, mereka berhasil mengerahkan sekitar 20 juta orang di seluruh AS pada 20 April 1970 untuk mengadakan protes, serta berdiskusi di tempat umum untuk membahas soal lingkungan dan cara mempertahankan bumi.

Dalam peringatan Hari Bumi ke-10, Nelson menulis artikel untuk EPA Journal bahwa manusia khususnya warga AS lebih memahami dan mulai prihatin atas kerusakan lingkungan dan sumber daya alam. Dan pada tahun 1995, Presiden Bill Clinton memberi Nelson Medali Kebebasan Presiden sebagai pendiri Hari Bumi. Ini adalah kehormatan tertinggi yang diberikan bagi warga sipil AS.

Pada 1990, Hari Bumi dijadikan acara global dengan lebih dari 200 juta orang dari 141 negara terlibat di dalamnya. Kemudian pada tahun 2000, Hari Bumi diikuti oleh 5.000 kelompok lingkungan dari 184 negara.

Hayes lalu mengorganisir kampanye yang berfokus pada pemanasan global dan energi bersih. “Para pemimpin dunia di Kyoto, Jepang, pada akhir 1997, mengakui fakta ilmiah bahwa penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbon dari konsumsi bahan bakar fosil, dan bahwa sesuatu harus dilakukan untuk mengatasi peningkatan emisi itu,” kata Hayes kepada National Geographic.

Kemudian saat peringatan Hari Bumi ke-40, ada 225.000 orang berkumpul di National Mall untuk mengikuti rapat umum yang membahas iklim. EDN meluncurkan kampanye menanam 1 miliar pohon yang tercapai pada 2012. Hari ini, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia telah berpartisipasi dalam kegiatan Hari Bumi Internasional.

Infografis: Bosscha.id

Perayaan Hari Bumi saat itu menjadi tonggak berlakunya undang-undang lingkungan hidup di Amerika Serikat, termasuk udara bersih, air bersih dan penyelamatan keanekaragaman hayati yang terancam punah. Lalu banyak negara segera mengadopsi undang-undang serupa.

PBB juga memilih Hari Bumi, 22 April 2016, sebagai hari penandatanganan Kesepakatan Paris atau Paris Agreement guna mengatasi pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim. Sekitar 50 anak muda dari 16 negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara, yakni Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Kamboja, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Maldives, Myanmar, Nepal, Pakistan, Filipina, Thailand, Timor-Leste and Vietnam, akan menunjukkan apa yang telah mereka lakukan untuk lingkungan.

Termasuk di antaranya melindungi keanekaragaman hayati, menaikkan tutupan hijau, membantu manajemen sampah, bergerak untuk zero waste, melindungi Sumber Daya Alam yang berharga dan mendidik mereka yang kurang beruntung.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password