Sejarah 14 April: Presiden Amerika, Abraham Lincoln Tewas Ditembak

Potret Abraham Lincoln yang khas dan dipakai di mata uang Dollar Amerika (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Hari ini 155 tahun yang lalu, atau tepat pada 14 April 1865 merupakan hari yang kelam dalam catatan sejarah Amerika Serikat. Sebab, di hari inilah salah satu presiden negeri Paman Sam yang paling ternama, yaitu Abraham Lincoln tewas ditembak.

Kasus terbunuhnya Lincoln merupakan salah satu kasus pembunuhan presiden AS yang paling diingat hingga kini, selain tentunya pembunuhan John F. Kennedy.

Sejarah Amerika Serikat mencatat 4 dari 45 presiden AS telah dibunuh ketika menjabat. Ada pula 12 percobaan pembunuhan yang gagal. Empat yang dibunuh adalah Abraham Lincoln, Andrew Garfield, William McKinley, dan John F. Kennedy.

Abraham Lincoln meregang nyawa ditengah-tengah orang-orang yang berekerumun menonton drama di Ford’s Theatre, Washington DC. Ia dibunuh oleh seorang aktor ternama yang juga bermain peran kala itu, John Wilkes Booth.

Malam itu Presiden Abraham Lincoln sedang duduk di ruang VIP, kemudian John datang dari belakang. Beberapa saat kemudian, ia mengambil senjata api dan melepaskan tembakan ke arah sang Presiden. Seketika Lincoln pun terjatuh. Presiden ke-16 Amerika Serikat ini mengalami luka parah, meski sudah melakukan pertolongan darurat oleh tim dokter disana, nyawanya tidak tertolong.

Lincoln merupakan sosok yang dikenal sebagai pemimpin anti perbudakan, selama hidupnya ia terus memperjuangkan hak kesetaraan bagi rakyat Amerika sesuai Declaration of Independence (deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat). Namun pada kenyataannya tidak semua orang mendukung apa yang Lincoln perjuangakan, termasuk Jon Wilkes Booth.

John Wilkes Booth, rupanya telah jauh-jauh hari merencanakan pembunuhan pada Presiden Abraham Lincoln. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya buku harian dan surat-surat Booth yang terdokumentasi dengan rapi.

Menurut rencana, Booth dan dua orang temannya akan menghabisi nyawa 3 orang penting yang ada duduk di kursi pemerintahan Amerika Serikat saat itu. Mereka adalah sekretaris negara, William Seward, wakil presiden Amerika Andrew Johnson, dan presiden Amerika Abraham Lincoln. Dan John bertugas untuk membunuh Lincoln, Seward akan dibunuh Lewis Powell, dan yang bertugas membunuh Andrew Johnson adalah George Atzerodt.

Diantara ketiga orang itu, hanya John yang berhasil dalam rencananya. Lewis Powell hanya mampu melukai William Seward. Sementara Andrea Johnson sang wakil presiden selamat karena konon George Atzerodt melarikan diri dari tugasnya dengan alasan terlalu takut. Ia bahkan sampai pergi meninggalkan Washington DC

Setelah melakukan penembakan terhadap Lincoln, John melarikan diri ke sebuah kandang ternak. Ia juga ternyata sempat diobati oleh seorang dokter bernama Samuel Mudd. Ternyata Ia sempat terluka ketika melarikan diri setelah membunuh Lincoln.

Polisi yang telah mengepung kandang ternak itu kemudian memutuskan untuk membakar seluruh kandang ternak untuk menemukan John yang bersembunyi di dalamnya. Ia kemudian keluar dan ditembak mati oleh Sersan Boston Corbett. Ia meninggal dunia pada 26 April 1865 pada usia 26 tahun.

Para tersangka lainnya pun kemudian ditangkap dan ditahan. Jumlah tersangka mencapai 8 orang, 7 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Mereka adalah Samuel Arnold dan Michael O’Laughlen yang berkomplot untuk menculik Lincoln), George Atzeroldt (bertugas membunuh wakil Presiden Andrew Johnson), Lewis Powell (bertugas membunuh William Seward), David Herold (penunjuk jalan), Samuel Mudd (dokter yang mengobati John), Edmund Spangler (penjaga di teater Ford), dan seorang wanita yang bernama Mary Surratt, pemilik rumah kontrakan di mana John berkomplot.

Dan pada tanggal 30 Juni 1865 Pengadilan militer pun memutuskan mereka semua memang terbukti bersalah. Empat orang yaitu Lewis Powell, George Atzeroldt, David Herold, dan Mary Surratt dijatuhi hukuman gantung. Sementara itu sisanya yaitu Samuel Arnold, Michael O’Laughlen, Edmund Spangler, dan Samuel Mund dijatuhi hukuman seumur hidup.


Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password