Sejarah 13 April: Casino Royale, Novel Pertama Seri James Bond Dirilis

Ilustrasi iklan koran novel Casino Royale karya Ian Fleming (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan film James Bond. Tapi tahukah Anda bahwa aksi dan sosok agen rahasia Inggris ini ternyata berawal dari sebuah novel karya dari Ian Fleming. Dan tepat hari ini 67 tahun yang lalu, atau pada 13 April 1953, Fleming yang juga merupakan seorang jurnalis menerbitkan pertama kali novel ‘Casino Royale’ yang menggambarkan sosok James Bond.

Casino Royale ini merupakan seri pertama dari dua belas seri novel James Bond dan dua kumpulan cerita pendek yang ditulis sendiri oleh Ian Fleming, dan kemudian memberikan inspirasi bagi para novelis lain untuk melanjutkan serial novel James Bond sampai sekarang. Sejak pertama kali dirilis, novel Casino Royale terhitung laris di pasaran. Hampir 5.000 copy sukses terjual di era tersebut.

Karakter James Bond memang tak dapat dilepaskan dari sosok sang penulis, Ian Fleming. Dilahirkan di London pada 28 Mei 1908, Fleming adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ia sempat mengenyam pendidikan di Eton College sebelum berkelana ke Jerman dan Austria.

Setelah kembali ke Inggris, ia meniti karier di Reuters dan menjadi pialang saham setelahnya. Saat pecahnya Perang Dunia II, Fleming menjadi asisten Direktur Intelijen Angkatan Laut Inggris, John Godrey. Pekerjaan tersebut membuat Fleming kemudian berurusan dengan hal-hal yang berbau intelijen, menjalin kontak langsung dengan MI6 dan dinas rahasia lainnya sampai membantu menyusun pedoman intelijen Amerika yang kelak jadi cikal bakal berdirinya CIA.

Ketika Perang Dunia II berakhir, Fleming direkrut surat kabar London, Sunday Times. Di sana, ia menjalani peran yang tak jauh berbeda dari pekerjaannya di Angkatan Laut dengan menjadi manajer isu luar negeri dan global yang tugasnya membangun jaringan korespondensi asing.

Dari pengalaman kerja di dua tempat itulah kemudian menarik perhatian Fleming terhadap kerja-kerja intelijen. Pikirannya kemudian dipenuhi imajinasi sosok agen rahasia yang menjalankan misi-misi berbahaya; adu tembak, bertarung, hingga menyelamatkan nyawa banyak orang. Dari situlah Fleming menciptakan alter ego-nya sendiri bernama James Bond.

Pada 1945, Fleming pindah ke Jamaika. Tinggal di negeri kepulauan Karibia itu adalah impian yang sudah ia timbun dari lama. Ia jatuh cinta dengan Jamaika sejak menginjakkan kaki untuk kali pertama pada 1942 ketika mengikuti konferensi angkatan laut. Sejak itulah ia bertekad kembali ke sana dan mendirikan rumahnya sendiri.

Impian Fleming pun akhirnya berhasil terwujud. Di Jamaika, ia membangun bungalow yang ia sebut dengan “Goldeneye”. Hari-harinya diisi dengan snorkeling, menjelajah laut, dan menjadi tuan rumah untuk teman-temannya yang berlibur di Jamaika.

Jamika pula yang menjadia saksi bagaimana ia menulis novel pertama James Bond, Casino Royale, selepas tertunda sekian lama. Fleming mulai menulis Casino Royale pada 17 Februari 1952 dan selesai satu bulan kemudian, tepatnya pada 18 Maret 1952.

Casino Royale sendiri bercerita mengenai misi rahasia Bond melawan Le Chiffre, dewa judi, mafia, dan villain dari Perancis. Namun, yang terjadi lebih kompleks dari apa yang disajikan di permukaan. Di dalamnya ada pengkhianatan, cinta, dan pertarungan antar dinas rahasia yang melibatkan Inggris sampai Uni Soviet.

Ia memilih kasino sebagai latar kejadian karena ia merasa kasino adalah tempat yang tepat untuk memperkenalkan Bond. Sebab di tempat macam ini, segala perilaku, keterampilan, dan pengetahuan akan meja judi menggambarkan atribut seorang pria.

Cetakan pertama Casino Royale dirilis pada 13 April 1953 dan langsung mendapatkan sambutan positif dari para kritikus, di samping terjual cepat di Inggris.

Setahun kemudian, naskah Casino Royale dimainkan di layar kaca untuk pertama kalinya lewat serial Climax! yang tayang di CBS. Serial ini dibintangi Barry Nelson—bukan sebagai James Bond, tapi “Jimmy Bond.” Ia juga bukan agen MI6, melainkan pegawai CIA. Secara total, Casino Royale telah diadaptasi ke layar kaca sebanyak tiga kali. Yang terakhir ialah dalam bentuk film dengan Daniel Craig sebagai bintang utamanya.

Dalam “Casino Royale: 60 Years Old” yang terbit di The Telegraph, Jeremy Duns mengatakan bahwa dari semua buku Bond, Casino Royale merupakan novel Fleming tentang Bond yang paling kuat dan kaya karakterisasi. Di dalamnya, semua adegan dibuat intens dan hampir tergesa-gesa, gelap, brutal, serta berisi dialog-dialog terbaik yang pernah ada.

Sebagai penuis, Fleming pernah mengakui bahwa ia bukan penulis yang jenius dan ambisius. Dalam menulis Bond, yang ia andalkan hanyalah tekad dan kecintaannya kepada dunia intelijen.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password