Wabah Corona Picu Angka Kemiskinan Baru, Bupati Aa Umbara: Pemerintah Bakal Siapkan Bantuan

Ilustrasi: Bosscha.id

Bosscha.id– Pandemi virus corona atau Covid-19 rawan memicu kenaikan tingkat kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 banyak warga kelas menengah ke bawah kehilangan mata pencaharian.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, dengan kondisi tersebut, sehingga warga miskin baru (misbar) di KBB akan lebih banyak.

“Seniman, tukang sosis dan tukang tenda, sekarang sama sekali mereka tidak punya job. Bahkan, tukang ojek yang bisanya mendaptkan Rp 100 ribu, sekarang bahkan banyak yang tidak menghasilkan sama sekali. Kita harus pikirkan semua itu,” kata Bupati, di sela rapat koordinasi bersama Panitia Kerja (Panja) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KBB, Selasa (7/4/2020).

Infografis: Bosscha.id

Untuk mengantisipasi hal itu, Aa Umbara menuturkan, bahwa pihaknya sudah mengintruksikan kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat untuk fokus membantu seluruh warga yang terkena dampak tersebut.

“Jangan sampai seperti di daerah lain, ada warga empat hari empat malam tidak makan. Sehingga beberapa solusi harus dilakukan secepatnya. Saya sudah meminta ke kepala dinas, untuk jangan mikir dulu kegiatan, sekarang fokus penanganan corona,” ungkapnya.

Baca Juga:   Dampak Covid-19, RPJMD KBB 2018-2023 Direvisi

Aa Umbara yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 KBB ini mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan agar warga terdampak corona bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

“Setelah dihitung-hitung yang harus ditanggulangi oleh Pemkab Bandung Barat ada sekitar 76.000 jiwa. Tentu, panja dan dinas harus bisa turun bersama ke lapangan. Sekarang mari kita turun-turun bareng-bareng  bantu masyarakat,” ujarnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password