Masa Work from Home ASN Pemkab Bandung Barat Diperpanjang, Ini Pesan Bupati Aa Umbara

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna/ Ilustrasi @Bosscha.id

Bosscha.id– Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bandung Barat memperpanjang masa Work from Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Para ASN KBB masih bekerja di rumah hingga 21 April 2020.

Kebijakan ini diambil berdasarkan Surat Edaran Bupati Bandung Barat Nomor : 800/785-BKPSDM/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan menghadapi Corona Virus -Disesase 19 atau COVID-19.

“Dengan memperhatikan eskalasi penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini, sehingga masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah atau WFH bagi ASN di Pemkab Bandung Barat diperpanjang sampai dengan tanggal 21 April 2020. Tentu ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan segala kebutuhan,” kata Bupati, Minggu (5/4/2020).

Menurut Bupati, perpanjangan kerja di rumah bagi ASN, juga sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Yakni Surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) No. 34 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri PANRB No. 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Adapun selama ASN kerja di rumah, kata Bupati, masing-masing ASN harus mencapai sasaran kerja dan memenuhi target kinerja dengan memvalidasi Laporan Kinerja yang wajib diinput setiap hari kerja oleh seluruh ASN melalui Aplikasi Kinerja Aparatur (AKUR).

“Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat harus mampu memonitoring kerja para ASN. Camat di wilayah juga, saya minta agar melakukan monitoring evaluasi bagi ASN yang melaksanakan WFH dan work from office (WFO) secara berkala,” tegasnya.

Baca Juga:   Digelar di Tengah Pandemi Covid-19, Tes SKB CPNS di Bandung Barat Berjalan Sukses

Menurut Bupati, itu juga tak terkecuali bagi OPD yang memiliki fungsi pelayanan publik. Dan itu dimungkinkan untuk menjalankan tugas dan fungsi di rumah / WFH selama pelayanannya bisa dilakukan secara online.

“Namun jika tetap harus dilakukan di kantor maka penugasan dilakukan dengan sistem shift sesuai dengan kebutuhan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Yang paling penting saya imbau seluruh pegawai yang melaksanakan WFO untuk menggunakan masker saat bertugas dan disiplin dengan senantiasa menjaga jarak saat bertugas (physical distancing),” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Asep Ilyas, menambahkan, laporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan Covid-19 ini dapat disampaikan ke BKPSDM melalui e-mail pembinaanbkpsdmkbb@gmail.com atau Whatsapp Group (WAG) Kasubbag Kepegawaian.

“Ini diserhakan dalam format pdf, dan paling lambat setiap hari Jumat pukul 13.00 WIB,” ucapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password