Jangan Panik! Lakukan Tips Ini Agar Terhindar dari Virus Corona

Sampai saat ini pandemi COVID-19 masih belum menemukan obatnya (Bosscha.id)

Bosscha.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan kemarin mengumumkan status infeksi Virus corona (Covid-19) sebagai pandemi pada Rabu (11/3) waktu Jenewa. Pandemi berarti sebuah penyakit menjangkit ke lebih banyak orang di hampir seluruh dunia dalam waktu bersamaan. Penetapan tatus tersebut menyusul terjadinya 118 ribu kasus virus corona di lebih dari 110 negara.

Dan kini Virus Corona (Covid-19) telah masuk ke Indonesia, pertama kali terdeteksi pada Senin (2/3). Pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Sejak hari itu, jumlah kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari. Ada pasien yang meninggal dunia, banyak juga yang dinyatakan negatif dan akhirnya sembuh.

Jumlah pasien positif terinfeksi virus Covid-19 atau Corona di Indonesia sampai saat ini ada 117 orang. Jubir Pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengungkapkan terdapat 21 kasus baru, penambahan ini didominasi dari Jakarta.

Di saat yang bersamaan, para ilmuwan dunia terus berupaya untuk mencari obat virus corana untuk menyembuhkan mereka yang terinfeksi COVID-19. Di London, Inggris, ilmuwan dari Pusat Inovasi Queen Mary BioEnterprises akan menguji coba vaksin anti-coronavirus.

Dikabarkan Daily Mail, mereka membutuhkan 24 relawan untuk mengetes keberhasilan obat virus corona tersebut. Upah sebesar 3.500 poundsterling atau Rp 65 juta telah menanti mereka yang berminat menjadi ‘kelinci percobaan’.

Sembari menunggu kabar baik akan kehadiran obat virus corona, tidak ada salahnya kita melakukan beberapa langkah berikut guna memproteksi diri agar terhindar dari virus mematikan tersebut. Dan berikut ini Bosscha.id sudah merangkumnya dari berbagai sumber.

Cuci Tangan Secara Berkala

Telapak tangan merupakan salah satu sarang favorit bakteri dan virus yang menjadi sumber penyakit, tanpa terkecuali virus corona. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mencuci tangan secara rutin, demi menjaga kebersihan tangan. Menurut anjuran Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bersihkan tangan dengan sabun dan air yang mengalir sekurangnya 20 detik setelah kamu berada di area publik. Pastikan kamu juga mencuci tangan seusai bersin, batuk atau membersihkan kotoran hidung. Jika air tak tersedia, bersihkan tangan dengan hand sanitizer.

Hindari Kontak Fisik Dengan Orang Yang Sedang Sakit

Sebisa mungkin hindari untuk melakukan kontak fisik dengan orang yang sedang sakit. Berdasarkan himbauan WHO, Anda perlu menjaga jarak dengan mereka yang sedang batuk atau bersin sekitar 1 meter. Karena kita tidak pernah tahu, kalau orang yang sakit itu bisa saja sedang terinfeksi virus corona. Maka menhindari kontak fisik secara langsung dengan orang yang sedang sakit, bisa sedikit meminimalisir tertularnya virus tersebut.

Jaga Imunitas Tubuh

Tubuh yang sehat akan membuat kita kebal terhadap penularan virus corona. Oleh karena itu, terapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan dan minimun bernutrisi serta rutin berolahraga, istirahat yang cukup, tidak mengonsumsi minuman beralkhol untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bila perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen seperti vitamin atau jamu dari tanaman herbal sebagai booster agar imun tubuh bisa meningkat.

Baca Juga:   Catat, Ini Tips Memilih Sepeda untuk Goweser Pemula

Gunakan Masker

Ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Biasanya masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan nyaman dipakai, sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari. Namun kini benda ini sudah langka dipasaran, selain itu harganya pun melambung tinggi.

Cara pakai masker bedah yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

Sedangkan masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker inilah yang sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Meski demikian, masker ini kurang nyaman untuk dikenakan sehari-hari dan harganya pun relatif mahal.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer, agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

Hindari Kontak Dengan Hewan Yang Berpotensi Menularkan Virus Corona

Corona merupakan virus jenis baru yang diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut

Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

Bila Anda mengalami gejala flu, seperti batuk, demam, dan pilek, yang disertai lemas dan sesak napas, apalagi bila dalam 2 minggu terakhir Anda bepergian ke Tiongkok atau negara-negara lain yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona, segeralah periksakan diri ke dokter agar dapat dipastikan penyebabnya dan diberikan penanganan yang tepat.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password