Virus Corona Mewabah, Obyek Wisata, Hotel dan Tempat Hiburan di KBB Mulai Diawasi Ketat

Bosscha.id– Objek wisata, hotel dan tempat hiburan di Kabupaten Bandung Barat kini diawasi ketat. Sebab, sebagai distinasi nasional, KBB khususnya Lembang menjadi salah satu daerah yang berpotensi rentan penyebaran virus corona (covid-19).

“Langkah preventif sudah kami lakukan. Kami turun ke lapangan ke objek wisata, hotel dan tempat hiburan untuk memantau dan meminimalisir ancaman masuknya virus corona ini,” kata Kepala Bidang Kepariwisataan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) David Oot, Senin (16/3/2020).

Segala upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di Bandung Barat wajib dilakukan karena pandemik corona bukan hanya menimbulkan krisis kesehatan saja, tetapi juga menyentuh setiap sektor tak terkecuali pariwisata. Dengan demikian, lembaga, intansi baik pemerintah maupun swasta maupun setiap individu harus terlibat dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

“Misalnya di salah satu tempat karaoke, sekarang masing-masing roomnya terpasang hand sanitizer. Tidak hanya itu, setiap adanya pergantian tamu yang baru check in itu diberikan 1 set cover mic dari bahan busa agar micnya tetap terjaga kebersihannya,” kata David.

Berdasarkan surat edaran Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, lanjut David itu penting untuk mengintensifkan langkah-langkah anti-coronavirus dan meningkatkan koordinasi antara semua pihak yang peduli dengan keselamatan para pengunjung.

“Sejauhmana tindaklanjut surat edaran pak Bupati tentang langkah preventif Covid19 dilaksanakan himbauan oleh pelaku kepariwisataan KBB agar ada sterilisasi,” kata David.

Baca Juga:   Siapa Takut, Bupati Dadang Naser: Saya Siap Divaksin Besok

Sementara itu, sejumlah obyek wisata di Kawasan Lembang, kini mulai melakukan pencegahan potensi penyebaran corona virus.
Salah satunya destinasi wisata The Great Asia Africa yang memberlakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap pengunjung dan menyediakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer di pintu masuk area wisata.

“Sejak awal isu ini muncul, kita sudah persiapan. Thermal scanner kita tempatkan di pintu masuk dan juga pembersih tangan. Jadi saat wisatawan melakukan kontak itu meminimalisir potensi penyebarannya,” ungkap Public Relations And Promotion The Great Asia Afrika, Intania Setiati.

Intan menyebutkan, sekitar 50 botol hand sanitizer pun disebar di seluruh area wisata. Tak hanya itu, sejumlah petugas yang berjaga di setiap titik area pun dibekali cairan pembersih tangan.

“Ada petugas juga yang kita bekali cairan alkohol untuk pembersih tangan pengunjung. Kita juga sediakan  hand sanitizer sebanyak 50 lebih di tiap sudut The Great Asia Africa,” terangnya. 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password