Opini: Pejabat KBB, Bangun, Jangan Impoten!

Bosscha.id

ISU reshuffle atau pergantian pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat tengah santer beredar. Belum lama ini, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna “mewarning” supaya para pejabatnya bisa bekerja lebih baik sesuai visi-misi.

Ya, Politis Nasdem ini tampak begitu gerah dengan cara kerja para pejabatnya yang bekerja linier. Bagi bupati, saat ini tidak ada lagi zona nyaman bagi para pejabat.

Sebagai pemimpin yang dihasilkan dari hasil Pemilihan Umum (Pemliu), bupati sadar betul adanya kontrak sosial dengan rakyat. Sebagi pemimpin, bupati juga menayadari bahwa tugasnya melayani rakyat, bukan melayani elite atau partai pendukungnya.    

Demikian halnya dengan birokrasi. Di bawah kepemimpinannya, dia juga tak mau dipandang oleh rakyat sebagai bad governance. Meski begitu, orang nomor satu di KBB itu mengakui ada kinerja pejabat yang di bawah rata-rata. Dengan intonasi tegas, jika masih tidak bisa mengikuti cara kerja, ia mengultimatum akan merotasinya.

Di dalam pemerintahan pejabat adalah aset. Visi-misi pemerintahan yang sudah disusun memang harus dieksekusi, bukan justru menjadi kabur ketika para pejabatnya menjadi utopis. 

Baca Juga:   Antisipasi Corona, Kantor DPRD KBB Mulai Terapkan Cek Suhu Tubuh

Sikap warning Bupati Umbara kepada pejabatnya layak diapresiasi. Kerja para pejabatnya yang impoten memang harus direvisi. Kerja buruk ganjar punishment, sebaliknya kerja bagus tak perlu segan diganjar reward.

Akhir kata, merestorasi dan merehabilitasi pejabat yang gagal adalah hal yang wajar. Jangan sampai karena kinerja pejabatnya yang di bawah standar kompetensi, membuat pemimipinnya selalu menjadi sasaran kritik dan caci maki publik. Pejabat KBB bangunlah!**

Anshar Mohamad, Wartawan Bosscha.id

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password