Pemkab Bandung Barat Musnahkan Aset Mebeler Akibat Sudah Lama dan Rusak

Aa Umbara Sutisna sedang melempar pecahan mebeler ke api (Dok.Istimewa)

Bosscha.id- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) memusnahkan ratusan Barang Milik Daerah (BMD) mebeler yang sudah tidak layak pakai dengan cara dibakar, di Pemkab Bandung Barat itu dilaksanakan di Plaza Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Selasa (10/3/2020) .

Pemusnahan yang dipimpin langsung Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna ini, tercatat ada 162 item mebeler seperti kursi dan meja yang dibakar.

“Ini kita musnahkan karena sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi. Sebenarnya masih ada aset sejenis yang kondisinya juga seperti itu di sejumlah OPD” kata Bupati.

Pemusnahan BMD yang berasal dari 15 Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) ini menurut Bupati, sudah dalam posisi sudah clear atau sesuai dengan aturan. Ia juga mengatakan, pemusnahan BMD itu tidak dilakukan sembarangan karena sudah ada persetujuan dan penandatanganan dari BPKD dengan SKPD yang lainnya, sedangkan untuk komputer bisa dihibahkan asal sesuai aturan.

“Jelas kita tidak bisa sembarangan dimusnahkan harus mengacu pada aturan. Saya malah berkeinginan aset yang tidak bisa digunakan dihibahkan kepada madrasah, pesantren dan lainnya. Tentunya harus direkondisi dahulu baru dihibahkan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Barang pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) KBB, Asep Sudiro mengatakan, sesuai Permendagri nomor 19 tahun 2016, BMD yang sudah tidak layak pakai itu dimusnakan karena tidak boleh dipindah tangankan.

Baca Juga:   Cari Dana untuk PPKM Mikro, Kades di KBB Dibuat Pusing Tujuh Keliling

“Jenis barangnya meubel dan furnitur, yang sudah hancur seperti kursi dan meja yang sudah tidak bisa dipakai lagi yang berasal dari 15 SKPD. Jumlahnya ada 150 buah,” ujar Asep saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

Ia mengatakan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, dan Satpol PP menjadi penyumbang BMD yang kondusinya sudah lama dan rusak, bahkan ada BMD yang masih digunakan sejak pemekaran wilayah Kabupaten Bandung.

Sementara untuk BMD seperti komputer atau alat-alat elektronik yang lain milik Pemkab Bandung Barat, rencananya akan dihibahkan supaya bisa lebih bermanfaat.

Ia mengatakan, terkait hibah alat elektronik itu sudah ada pengajuan proposal dari pihak sekolah yang ingin memanfaatkan komputer tersebut, sehingga BMD elektronik bisa lebih bermanfaat.

“Kalau komputer bisa dihibahkan ke yayasan atau sekolah yang sekiranya membutuhkan untuk digunakan praktik bongkar pasang alat elektronik,” katanya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password