Dilarang Kontak Langsung dengan Orang, WNA Taiwan Jadi Pasien Dalam Pengawasan RSUD Lembang

Seorang petugas melakukan pengecekan pada pasien yang terkena penyakit pneumonia akibat virus corona di Rumah Sakit Pusat Wuhan Via Weibo di Wuhan, Cina. THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO/Handout via REUTERS

Bosscha.id– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikabarkan telah menangani satu orang pasien warga negara Taiwan.

Saat dikonfirmasi pada Senin (9/3/2020), Direktur RSUD Lembang, dr Eisen Hower Sitanggang membenarkan hal itu. Dia mengatakan saat ini pasien tersebut berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tidak perlu sampai dirawat setelah ditangani.

“Ada satu PDP, dia warga negara Taiwan yang sudah tinggal di Lembang selama 5 tahun. Dia tidak demam, hanya nyeri menelan saja,” kata Eisen di RSUD Lembang.

Menurutnya, sekitar seminggu ke belakang, warga Taiwan itu pulang ke negaranya. Adapun, sepulang dari negara asalnya, pasien tersebut kemudian mengecek kondisi kesehatan ke RSUD Lembang karena mengeluhkan sakit di tenggorokan.

“Delapan hari lalu sempat ke Taiwan. Setelah pulang dari sana, mengecek kesehatannya dan kondisinya masih sehat, tidak demam, sudah dirontgen dan hasilnya bagus jadi kecil kemungkinan terinfeksi (corona),” jelasnya.

Oleh arena itu menurutnya pasien tersebut hanya ditangani dan rawat jalan sehingga sudah diperbolehkan kembali ke rumahnya. Namun harus diisolasi di rumah selama 14 hari untuk dilakukan pemeriksaan swab.

Baca Juga:   Dampak Covid-19, RPJMD KBB 2018-2023 Direvisi

“Hari ini mungkin hari ke-10 dan saat ini kondisinya membaik, hanya nyeri menelan, tidak ada demam, batuk tidak ada, sesak nafas pun tidak ada. Tapi karena kebetulan dia perjalanan dari sana (Taiwan) maka statusnya jadi PDP. Memang kecil kemungkinannya,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kini pihaknya berkoordinasi dengan petugas puskesmas agar yang bersangkutan tidak melakukan kontak dengan orang sekitarnya untuk meminimalisir terjangkitnya orang lain dengan gejala yang sama.

“Hanya dia belum boleh melakukan kontak sampai ada hasil dari pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password