Mengenal Jenis dan Gejala Sindrom Bipolar Disorder

Perubahan mood yang drastis sering terlihat pada penderita Bipolar Disorder (Bosscha.id)

Bosscha.id – Bipolar disorder atau yang juga dikenal sebagai gangguan bipolar adalah suatu kondisi mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem. Biasanya, orang yang memiliki gangguan bipolar ini, perasaannya dapat berubah secara tiba-tiba dari sangat bahagia (mania) menjadi sangat sedih (depresi).

Sebelum terjadi perubahan dari satu emosi ke emosi lain, biasanya terdapat fase dimana suasana hati atau emosi pasien normal. Namun pada kasus tertentu, perubahan emosi juga dapat terjadi tanpa adanya fase normal. Tiap emosi atau gejala, baik mania mau pun depresi, dapat berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Saat si penderita merasa sedih, ia akan merasa tertekan, kehilangan harapan, dan bahkan dapat kehilangan keinginan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Tetapi saat merasa senang, pasien akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah. 

Perubahan mood tersebut dapat terjadi beberapa kali dalam setahun, atau bahkan seminggu dalam kasus yang lebih parah. Dalam beberapa kasus, kondisi kejiwaan ini dapat menyebabkan rusaknya hubungan pribadi, rendahnya motivasi dan produktivitas, dan yang lebih buruk lagi dapat menyebabkan perasaan ingin melakukan bunuh diri. 

Gangguan ini sering kali muncul pada masa akhir remaja atau awal masa dewasa. Setidaknya, setengah dari kasus munculnya gangguan bipolar adalah mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Oleh karena itu, orang-orang yang menderita sindrom bipolar disorder sangat disarankan untuk menghubungi bantuan medis saat mengalami perubahan mood yang signifikan.

bosscha.id

Tipe-Tipe Bipolar Disorder

– Gangguan Bipolar 1

Penyakit bipolar disorder ini ditandai dengan manik depresif, yaitu adanya perubahan mood yang cenderung drastis. Penderita bisa mengalami ‘mania’, yaitu kesenangan dan kegembiraan yang berlebihan, over aktivitas fisik, banyak bicara, hingga penurunan kebutuhan tidur.

– Gangguan Bipolar 2

Pada tipe ini, penderita depresi bipolar cenderung memiliki energi yang sangat rendah, kesehatan mental dan fisik yang agak terbelakang. Hal ini diikuti dengan kelelahan yang berlebihan karena hipersomnia, yaitu gangguan tidur yang ditandai oleh kebutuhan untuk tidur berlebihan atau mengantuk tiba-tiba.

– Cyclothymia

Penyakit bipolar disorder ini, memiliki kegembiraan yang berlebihan dalam jangka waktu lama dengan gejala depresi yang tidak begitu kentara. Bahkan mungkin orang dengan gangguan ini tidak terlihat depresi sama sekali. Namun pada akhirnya, penderita cyclothymia akan mengembangkan bipolar 1 atau 2 yang parah.

– Bipolar NOS

Tipe yang terakhir ini merupakan bipolar yang tidak teridentifikasi. Dalam arti, mereka mengalami beberapa gejala bipolar, namun bisa muncul dan hilang, atau mengalami gejala gangguan mental yang hampir sama dengan bipolar namun tidak spesifik dan tidak mudah dikenali seperti gejala bipolar lain.

Kenali Gejala Bipolar Disorder

Ketika seseorang terkena kondisi gangguan bipolar, ia akan mengalami perasaan emosional yang hebat dan terjadi pada suatu periode tertentu atau dikenal dengan “episode mood”. Setiap episode mood menunjukkan perubahan drastis dari mood dan perilaku normal orang tersebut.

Episode tersebut dinamakan kondisi campuran. Penderita juga akan menjadi sangat mudah tersinggung dan marah-marah dalam sebuah episode mood.

Perubahan mood ini juga biasanya disertai dengan perubahan ekstrem yang menyangkut energi, aktivitas, pola tidur, dan perilaku sehari-hari. Selama episode manic, dan beberapa ciri dan gejala yang dapat muncul dari gangguan bipolar berikut ini:

  • Merasa terlalu bahagia dan bersemangat.
  • Sangat sensitif dan mudah tersinggung.
  • Banyak makan.
  • Kurang tidur.
  • Bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang kerap berisiko.
  • Berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topik pembicaraan dari satu topik ke yang lainnya.
  • Mengalami penurunan kemampuan untuk melakukan penilaian atau pembuatan suatu keputusan.
  • Dalam beberpa kasus, orang yang terkenan gejala ini, bisa juga dapat melihat hal-hal aneh dan mendengar suara-suara misterius.

 Sedangkan, dalam episode depresif, beberapa tanda dan gejala gangguan bipolar adalah sebagai berikut:

  • Merasa sangat bersedih dan kehilangan harapan pada jangka waktu yang panjang.
  • Kehilangan ketertarikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Makan lebih sedikit.
  • Merasa ngantuk dan malas.
  • Merasa terlalu sadar diri dan minder.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password