Bupati Aa Umbara Ancam Copot Jabatan Kepala Dinas Tak Paham Visi Misi

Bosscha.id

Bosscha.id– Kinerja 17 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat menjadi sorotan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Sebab, selama pemerintahan berjalan masih ada dari 17 kepala dinas yang dinilai gagal dalam mewujudkan visi misi AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religi).

Dengan demikian, orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini memutuskan untuk merombak besar-besaran para pejabat tinggi pratama ini dengan mengutus Sekda Bandung Barat, Asep Sodikin dalam melakukan uji kompetensi.

“Semua ini dilakukan agar kinerja ke depan bisa jauh lebih baik untuk kepentingan rakyat,” kata Bupati ditemui wartawan di acara PWI Goes To School di Ngamprah, Jumat (6/2)2020).

Menurut Bupati, perombakan hingga pencopotan jabatan kepala dinas bukan tanpa alasan. Melainkan atas dasar untuk peningkatan kinerja.

Bupati juga menegaskan, seharusnya para kepala dinas tersebut harus malu karena belum maksimal dalam menerjemahkan visi AKUR.

“Harus malu dengan jargon (Lumpaaat) semuanya mesti tanggung jawab oleh jargon. Kalau bupati melempar sesuatu yang positif buat rakyat, harusnya segera diikutin oleh kepala dinas,” sesalnya.

bosscha.id

Lebih lanjut Bupati menambahkan, rencana rotasi ini akan dilakukan di bulan ini sebagai penyegaran agar kinerja semakin baik. Adapun politisi Nasdem ini berharap, pejabat yang dilantik nanti bisa lebih peka terhadap kinerja serta program untuk mewujudkan visi misi AKUR.

Baca Juga:   Pasien Positif Corona di KBB Bertambah, Sebelumnya 2 Pasien Positif Corona Dinyatakan Meninggal

“Bulan ini ada penyegaran rotasi mutasi. Ada yang dibutuhkan oleh bupati tapi ada juga yang kena sanksi, ya nanti kita cicil rotasi mutasinya,” katanya.

Sebelumnya sebanyak 17 eselon II jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau setingkat kepala dinas diundang oleh Sekda Bandung Barat, Asep Sodikin jelang rotasi/mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Menurut Asep, uji kompetensi merupakan bagian dari proses persiapan mutasi eselon II atau kepala dinas. Termasuk kata dia, kompetensi tersebut merupakan persiapan mutasi jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah disetujui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Sebelum tahapan itu, ada uji kompetensi. Apakah rotasi dulu atau nanti langsung keputusan akhir di bupati. Ataukah langsung open bidding, ya gak jadi masalah. Kita sudah siap bahannya mana yang harus dirotasi itu saja,” ujar Asep.

Infografis Bosscha.id

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password